Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

Waspada Hujan Deras, Petir dan Angin Kencang

March 26, 2009 oleh ArieL FX  
Tersimpan pada Berita

Ini adalah perkiraan tentang cuaca di wilayah SUMUT dan sekitarnya yang dikutip dari bmg:

Waspada pada hujan deras, petir dan angin kencang. Antara tanggal : 24 – 26 Maret 2009, di Sumatera bagian utara, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah bagian utara, Kalimantan Timur bagian selatan, Maluku Tenggara, Papua Tengah dan Papua Timur bagian selatan, Jawa bagian Barat . Antara tanggal : 27 – 30 Maret 2009, di Sumatera bagian utara dan tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah bagian utara, Kalimantan Timur bagian selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku Tenggara, Papua Barat bagian utara, Papua Tengah dan Papua Timur bagian selatan, Jawa bagian barat .

Itu peringatan dini dari Badan Meteorologi dan Geofisika terhadap masyarakat umum. media publik juga telah menyebarkan informasi ini dalam headline news-nya.

Berita ini tidak main-main, masih ingat tentang sekelompok anak dari binjai-SUMUT, yang bermain bola dikala waktu sedang hujan?
Menurut pihak BMG yang telah dikonfirmasi oleh salah satu media terkemuka di Sumatera Utara, “waspadailah petir pada sore hari maupun maghrib, kemungkinan petir mencari korban”.

Jadi “sediakan payung sebelum hujan”. Jaga dan beri informasi tentang ini ke sanak saudara, anak, keponakan, dan anggota keluarga anda lainnya.

Tebing Tinggi “ Esa Hilang Dua Terbilang “

March 26, 2009 oleh realylife  
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata

Selanjutnya kita akan menyusuri Kabupaten/Kotamadya lain di Sumatera Utara. Kali ini kita akan singgah di Kotamadya Tebing Tinggi.
Saat ini Tebing Tinggi di pimpin olehh Bapak Ir.H.Abdul Hafiz Hasibuan selaku walikota dan Bapak H. Syahrir Hafzein selaku wakil walikota Tebing Tinggi.

Kita mulai perjalanan kita di kota Tebing Tinggi

Sejarah Kota Tebing Tinggi

Kira-kira seratus tiga puluh enam tahun yang lalu, kota Tebing Tinggi sudah didiami suku bangsa Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari arsip lama, dimana dalam catatan tersebut dinyatakan Tebing Tinggi telah menjadi tempat pemukiman, tepatnya pada tahun 1984. Dari cerita-cerita rakyat yang dikisahkan oleh orang tua, dari sebuah bandar di Simalungun berangkatlah orang tua yang bergelar Datuk Bandar Kajum meninggalkan kampung halamannya yang diikuti para penggawa dan inang pengasuhnya melalui kerajaan Padang menuju Asahan dan tibalah beliau di sebuah desa yang pertama dikunjunginya bernama Tanjung Marulak. Karena kelihaian kolonialis Belanda dengan politik pecah belah sehingga menimbulkan perang saudara. Untuk mempertahankan serangan ini Datuk Bandar Kajum berhasil mencari tempat di sebuah dataran tinggi di tepi sungai Padang. Disinilah dia membangun Kampong yang dipagari dengan benteng-benteng pertahanan yang sekarang disebut ”Kampong Tebing Tinggi Lama” dan berkembang menjadi tempat pemukiman sebagai asal usul Kota Tebing Tinggi.

Kota Tebing Tinggi merupakan salah satu Kota di Propinsi Sumatera Utara yang secara historis administrasi Pemerintahannya telah ada sejak penjajahan Belanda, dimana pada Tahun 1887 oleh Pemerintah Hindia Belanda, Tebing Tinggi ditetapkam sebagai kota Pemerintahan dengan kepala pemerintahannya adalah seorang Kontreleur. Dalam perundang-undangan yang berlaku pada Desentralisasiewet yang ditetapkan pada tanggal 23 Juli 1903 ( untuk selanjutnya dapat disebut daerah Otonom kota kecil Tebing Tinggi ) oleh pemerintahan Hindia Belanda, pemerintah Kota Tebing Tinggi ditetapkan sebagai daerah otonom dengan sistem desentralisasi.

Keterangan yang menjelaskan kota Tebing Tinggi sebagai Kota Otonom dapat kita baca dari tulisan J.J. Mendelaar dalam ” Nota Bertrefende Degemente Tebing Tinggi ” yang dibuat sekitar bulan Juli 1930. Dalam salah satu Bab dari tulisan J.J. Mendelaar tersebut dinyatakan, setelah beberapa tahun dalam keadaan vakum mengenai perluasan pelaksanaan desentralisasi, maka pada tanggal 1 Juli 1971 berdasarkan Desentralisasiewet berdirilah Gemente Tebing Tinggi dengan Steling Ordanite Van Statblaad 1917 yang berlaku 1 Juli 1917. Berdasarkan hal inilah maka tanggal 1 Juli ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Tebing Tinggi.

Lokasi dan Keadaan Geografi

Kota Tebing Tinggi merupakan salah satu Pemerintah Kota dari 29 Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Utara. Berjarak sekitar 80 Km dari kota Medan ( ibukota Propinsi Sumatera Utara ) serta terletak pada lintas Sumatera, yaitu yang mehubungkan Lintas Timur dan Lintas Tengah Sumatera melalui Lintas Diagonal pada ruas jalan Tebing Tinggi – Pematangsiantar – Parapat – Balige – Siborong-borong. Kota Tebing Tinggi terletak diantara 3 derajat 16’-3 derajat 22’ Lintang Utara dan 99derajat7’-99derajat11’ Bujur Timur dengan batas-batas :

Sebelah Utara dengan PTPN III Kebun Rambutan, Kabupaten Serdang Bedagai
Sebelah Selatan dengan PTPN IV Kebun Pabatu dan Perkebunan Raya Pinang, Kabupaten Serdang Bedagai
Sebelah Timur dengan PT Socfindo Tanah Besi dan PTPN III Kebun Rambutan, Kabupaten Serdang Bedagai
Sebelah Barat dengan PTPN III Kebun Gunung Pamela, Kabupaten Serdang Bedagai

Berdasarkan letak geografisnya Kota Tebing Tinggi beriklim tropis. Ketinggian 26-34 m di atas permukaan laut dengan topografi mendatar dan bergelombang. Temperatur udara di kota ini cukup panas yakni berkisar 25-27 derajat celcius.
Tebing Tinggi luasnya 38.438 km persegi terbagi atas 5 kecamatan dan 35 kelurahan. Sebagian besar wilayah digunakan untuk pertanian(51,19) pemukiman (35,71) dan selebihnya dipergunakan untuk sarana sosial budaya, industri, perhubungan dan lainnya. Kota Tebing Tinggi dilintasi 4 sungai besar dan kecil yaitu : Sungai Padang, sungai Bahilang, sungai Kelembah dan sungai Sibarou. Sebagaimana kota-kota lain di Sumatera Utara, Kota Tebing Tinggi mempunyai 2 musim, penghujan dan kemarau dengan jumlah curah hujan sepanjang tahun rata-rata 1.776 mm/tahun dengan kelembaban udara 80-90%

Administrasi pemerintahan

Struktur organisasi pemerintahan Kota Tebing Tinggi

Sekretariat Daerah Kota membawahi 2 Asisten dan 8 Bagian :
-Asisten I Tata Praja/Ekbang membawahi 4 bagian
-Asisten II Administrasi Umum membawahi 4 bagian

Sekretariat DPRD

Dinas : 7 Unit
-Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah
-Dinas Pendapatan
-Dinas Pertanian
-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan PKM
-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
-Dinas Kesehatan
-Dinas Perhubungan

Badan : 4 Unit
-Badan Pengawasan
-Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah
-Badan Kesatuan dan Perlindungan Masyarakat
-Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota

Kantor : 7 Unit
-Kantor Satuan Polisi Pamong Praja
-Kantor Arsip Serta Pengolahan Data Elektronik ( PDE )
-Kantor Perpustakaan Daerah
-Kantor Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup
-Kantor Kesejahteraan Sosial Tenaga Kerja dan KB
-Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil
-Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

BUMD: 1 Unit
-PDAM Tirta Bulian Kota Tebing Tinggi

Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah membuka Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T ) yang beralamat di Jalan G. Leuser No 5 Kel. Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi untuk membantu masyarakat dalam hal perijinan.

Visi dan Misi Pemerintahan Kota Tebing Tinggi Tahun 2006-2010

Visi : “ Tebing Tinggi menjadi kota Jasa yang bertumpu pada Kualitas Pendidikan dan Kesehatan serta memiliki Daya Saing Ekonomi yang Berbasis Pada Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan “
Misi : - Melaksanakan Penyelenggaraan Tata Pemerintahan yang baik
- Meningkatkan kualitas prasarana dan sarana kota serta penataan ruang wilayah kota
- Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang memiliki Ilmu Pengetahuan, menguasai Teknologi, Sehat, Beriman dan Bertaqwa
- Meningkatkan Ekonomi Daerah yang bertumpu pada Ekonomi Kerakyatan

POTENSI KOTA TEBING TINGGI

Bidang Jasa dan Keuangan
Pendidikan

Sektor jasa merupakan sektor unggulan bagi Pemerintah Kota Tebing Tinggi, bidang jasa yang memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah bidang Pendidikan. Pembangunan pendidikan diarahkan untuk meningkatkan taraf pendidikan masyarakat pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dengan orientasi terciptanya SDM yang memiliki kemandirian, berwawasan luas, mampu bersaing dalam pasar kerja, ataupun menciptakan lapangan kerja.

Untuk menciptakan SDM yang handal, pemerintah kota Tebing Tinggi telah mengembangkan jenjang pendidikan sedini mungkin. Adapun program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintahan Kota Tebing Tinggi adalah melaksanakan program pendididikan anak usia dini, program wajib belajar 9 Tahun, mengembangkan pendidikan non formal, meningkatkan mutu tenaga pendidikan serta mengembangkan budaya baca dan pembinaan perpustakaan. Adapun jumlah sekolah Taman Kanak-kanak Negeri 1 Unit, Swasta 26 Unit, SD Negeri 77 Unit, Swasta 18 Unit, SMP Negeri 9 Unit, Swasta 11 Unit, SMU Negeri 4 Unit, Swasta 12 Unit, SMK Negeri 3 Unit dan Swasta 10 Unit.

Keuangan

Sektor Perbankan
Untuk menggerakkan kegiatan ekonomi dan perdagangan di Kota Tebing Tinggi, keberadaan lembaga keuangan, khususnya lembaga-lembaga perbankan, sangat diperlukan. Lembaga-lembaga ini berperan sebagai mediator dengan kreditur, mendukung ketersediaan modal kerja dan lain sebagainya. Saat ini Kota Tebing Tinggi sedikitnya ada 13 Bank yang beroperasi : Bank Sumut, Bank Sumut Syariah, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Lippo, Bank BRI, Bank BCA, Bank Danamon, Panin Bank, Bank Syariah Mandiri, Bank Mestika Darma, Bank Tabungan Negara dan Bank Muamalat.
Posisi dana simpanan pada perbankan di Kota Tebing Tinggi pada akhir tahun 2006 mencapai 1,44 Trilyun Rupiah. Jumlah ini naik sekitar 20,39% pada akhir tahun 2005 yang berada pada tingkat 1,24 trilyun rupiah. Peningkatan juga terjadi pada kredit yang disalurkan berada pada posisi 532 Milyar rupiah, atau naik sekitar 21,79% dari posisi akhir tahun 2005. Sementara itu, presentasi penyaluran kredit terhadap dana simpanan pada posisi akhir tahun 2006 sebesar 36,94% keadaan ini lebih baik dari posisi akhir pada tahun 2004 yang sebesar 37,9%. Dana simpanan pada perbankan di Kota Tebing Tinggi utamanya berupa simpanan berjangka ( 42,35% ) dan tabungan ( 39,37% ) sedangkan sisanya dalam bentuk giro. Pada sisi lain, kredit yang disalurkan oleh perbankan di Kota Tebing Tinggi umumnya untuk keperluan modal kerja ( 62,38% ) dan kosumsi ( 30,31%) sedangkan yang digunakan sebagai investasi hanya 7,31%.

Pegadaian

Jumlah Nasabah Perum Pegadaian di Kota Tebing Tinggi terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Pada jumlah 2006 jumlah nasabah mencapai 22.601 unit, atau lebih banyak 3.724 unit dari tahun 2005. Meningkatnya jumlah nasabah juga meningkatkan nilai pemberian kreditnya. Pada Tahun 2006 nilai pemberian kredit Perum Pegadaian mencapai 20.08 milyar rupiah, naik sekitar 50.27% dari tahun 2005.

Koperasi

Pada Tahun 2006, jumlah koperasi di Kota Tebing Tinggi yang tercatat di dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi, dan pengusaha kecil menengah kota Tebing Tinggi sebanyak 193 unit dengan jumlah anggota sebanyak 20.350 orang., jumlah anggota koperasi ini meningkat sebesar 14,67% dari tahun 2005. Selain itu jumlah peminjam juga mengalami peningkatan di tahun 2006, nilai pinjaman di tahun 2006 mencapai 62,04 milyar rupiah, atau naik sekitar 22,11% dari tahun 2005 yang sebesar 50,81 milyar rupiah.

Perdagangan

Pada tahun 2006 Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pengusaha Kecil dan Menengah Kota Tebing Tinggi mengeluarkan 260 surat izin usaha perdagangan ( SIUP ) baru, dengan 231 buah ( 88,85% ) untuk golongan usaha kecil, 29 buah untuk usaha sedang. Dengan adanya penambahan baru tersebut, maka SIUP yang dikeluarkan pemerintahan Tebing Tinggi sudah sebanyak 2.765 buah. Jumlah tersebut naik sebesar 10,38% dari tahun 2005, yang sebanyak 2.505 buah.
Sementara itu Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang baru dikeluarkan Kota Tebing Tinggi pada tahun 2006 sebanyak 419 buah, dimana 316 (75,42%) TDP merupakan usaha perorangan. Dengan penambahan ini maka sampai tahun 2006 sudah ada sebanyak 3.557 TDP yang dikeluarkan Dinas Perindagkop dan PKM Kota Tebing Tinggi.
Perkembangan ekspor di Kota Tebing Tinggi setelah mengalami penurunan pada periode 1997-2002, nilai ekspor Kota Tebing Tinggi pada empat tahun terakhir mengalami peningkatan. Pada tahun 2002 nilai ekspor Kota Tebing Tinggi sebesar 34,96 milyar rupiah, tahun 2003 menjadi 56,95 milyar rupiah, tahun 2004 menjadi 70,55 milyar rupiah, tahun 2005 menjadi 84,33 milyar rupiah dan tahun 2006 sebesar 134,21 nilyar rupiah.
Sedangkan fasilitas pertokoan dalam lima tahun terakhir, jumlah pertokoan di Kota Tebing Tinggi berkembang cukup pesat, tahun 2002, jumlah pertokoan sebanyak 564 unit, kemudian bertambah menjadi 592 unit pada tahun 2003, 629 unit pada tahun 2004, dan 691 unit pada tahun 2005. Terakhir jumlah toko di Kota Tebing Tinggi sudah sebanyak 720 unit dan yang terbanyak adalah Toko Jenis pangan.

KONDISI EKONOMI

Dalam periode tahun 2001-2006, kinerja ekonomi Kota Tebing Tinggi yang diukur dengan besaran PDRB atas dasar harga yang berlaku terus mengalami peningkatan. Pada Tahun 2001 yang lalu kinerja ekonomi Kota Tebing Tinggi hanya sebesar Rp.798,66 milyar, angka ini kemudian meningkat menjadi Rp 892,58 milyar tahun 2002, lalu meningkat lagi menjadi Rp. 981,12 milyar tahun 2003, Rp 1,09 trilyun tahun 2004 dan Rp. 1,26 trilyun pada tahun 2005. Pada tahun 2006 kinerja ekonomi Tebing Tinggi sebesar Rp. 1.417.741.000.000,56 . Secara riil dengan mengeluarkan faktor inflasi, kinerja ekonomi Tebing Tinggi yang diukur dengan besaran PRDB atas dasar harga konstan 2000 mencapai Rp 923,32 milyar pada tahun 2006, angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2001 yang hanya sebesar Rp.718.147 milyar ataupun tahun 2005 yang sebesar Rp 876,47 milyar.
Pertumbuhan ekonomi

Pada periode tahun 2001-2006, rata-rata pertumbuhan ekonomi Kota Tebing Tinggi mencapai 4,97 % per tahun, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2002, yaitu 5,89%, sedangkan yang terendah pada tahun 2001 yang hanya 4,08%.Pada tahun 2006, ekonomi Kota Tebing Tinggi tumbuh sekitar 5,35%. Pertumbuhan ekonomi tahun 2006 tersebut lebih cepat dari tahun 2005 yang hanya 4,39%.
Datanya sebagai berikut:
Pertanian : rata-rata pertumbuhan per tahun 0,35%
Pertambangan dan penggalian : rata2 pertumbuhan per tahun 4,24%
Industri pengolahan : rata2 pertumbuhan per tahun 1,55 %
Listrik, gas dan air bersih : rata2 pertumbuhan per tahun 3,68%
Bangunan : rata2 pertumbuhan per tahun 5,81%
Perdagangan, Hotel dan Restaurant : rata2 pertumbuhan per tahun 4,35%
Pengangkutan dan Komunikasi : rata2 pertumbuhan per tahun 7,40%
Keuangan, persewaan dan jasa perusahaan : rata2 pertumbuhan per tahun 7,51%
Jasa-jasa : rata2 pertumbuhan per tahun 5,76%
Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Tebing Tinggi

Struktur Ekonomi

Seperti umumnya daerah perkotaan yang mengandalkan perdagangan dan jasa, ekonomi Kota Tebing Tinggi juga ditopang oleh kedua lapangan usaha tersebut. Pada tahun 2006, kontribusi lapangan usaha perdagangan, hotel dan restoran mencapai 21,89%, dan kontribusi lapangan usaha jasa-jasa mencapai 19,49%. Lapangan usaha lain yang kontribusinya cukup tinggi adalah industri pengolahan( 18,44%), pengangkutan dan komunikasi (17,14%),dan keuangan, persewaan,dan jasa perusahaan(11,80%).
Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah kota Tebing Tinggi untuk mendorong pembangunan daerah adalah melalui program pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan kebijakan yang diarahkan untuk mengembangkan usaha kecil dan Menengah (UKM). Saat ini lebih dari 4000 UKM beroperasi diberbagai sektor usaha. Sejak Tahun 2001 Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah menyalurkan bantuan modal bergulir tanpa bunga kepada 1.000 UKM sebesar Rp 6,7 Milyar.

SARANA DAN PRASARANA

Infrastruktur Jalan dan Angkutan Kota

Seluruh jalan di Kota Tebing Tinggi sudah dengan permukaan aspal, dan sekitar 28,53 km dalam keadaan rusak, selebihnya dalam kondisi baik dan sedang. Sistem jeringan jalan sudah terlayani ke seluruh kota Tebing Tinggi. Mudah dan lancarnya aksesibilitas penduduk akibat ketersediaan prasarana jalan akan memudahkan penduduk Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan sosial ekonominya. Begitu juga ketersediaan prasarana jalan ini akan penting bagi dunia usaha dalam distribusi produk usaha.

Rute angkutan umum di Kota Tebing Tinggi sebanyak 23 rute dengan 553 armada. Umumnya angkutan umum melayani pergerakan menuju jalan-jalan utama Kota, yaitu dengan melayani pergerakan penduduk dari pusat-pusat pemukiman menuju pusat Kota dan kegiatan social ekonomi penduduk ( pendidikan, tempat kerja, belanja, dll )

Air Bersih

Pelanggan air bersih PDAM kota Tebing Tinggi sampai dengan saat ini mencapai 8,407 SR(Sambungan Rumah). Pelanggan air bersih PDAM Tirta Bulian selama kurun waktu tahun 2002-2005 mengalami peningkatan sekitar 19,86%. Peningkatan jumlah pelanggan ini umumnya dari kelompok rumah, toko, dan industri, dan badan sosial dan rumah sakit. Tahun 2005 air minum disalurkan lepada konsumen sebanyak 2.274.675 m kubik, naik sekitar 16,09% dari tahun 2003 yang sebanyak 1.959,4 ribu m kubik. Sebanyak 1.659,7 ribu m kubik(72,96%) disalurkan kepada konsumen rumah tangga. 13,04% dikonsumsi oleh preusan industri dan pertokoan, sementara instansi pemerintah menggunakan air bersih sebesar 144,008 ribu m kubik atau sekitar 7,24%. Sedangkan badan sosial dan rumah sakit hanya menggunakan air bersih sebesar 6,76%.

Energi Listrik

Daya yang tersambung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Tebing Tinggi hingga tahun 2005 mencapai 66.017 KVA naik sebesar 3,7% dari tahun 2003. Daya yang tersambung tersebut untuk menampung jumlah pelanggan PLN sebanyak 63.257. Pengguna listrik terbesar adalah golongan rumah tangga sebesar 59,44% diikuti oleh golongan Industri 26,80% ( Sumber : Tebing Tinggi Dalam Angka 2006 )

Pos dan Telekomunikasi

Di kota Tebing Tinggi terdapat 1 kantor pos pusat yang terletak di pusat Kota Jalan Dr. Sutomo. Kantor pos ini melayani jasa layanan berupa pengiriman barang dan uang serta jasa pos lainnya. Fasilitas jasa pos telah mencakup seluruh kelurahan di Tebing Tinggi dengan kantor pelayanan berpusat di kecamatan. Pengembangan pelayanan jasa pos telah memanfaatkan teknologi maju seperti pelayanan surat elektronik, wesel elektronik, surat kilat, pemasangan internet dan lainnya. Jasa Telekomunikasi di Kota Tebing Tinggi telah mencakup 3 kecamatan dan dikelola oleh PT Telkom Kandatel Tebing Tinggi.

Sumber : PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI TAHUN 2006

Nach itu dia sekilas tentang Kotamadya Tebing Tinggi. Kalau-kalau ada informasi lain silahkan sharing di sini ya…, barangkali ada tempat wisata yang belum diekspos di sini.
Sekali lagi mari bangun Sumatera Utara secara bersama-sama.

Jadwal Acara Di PRSU 2009

March 23, 2009 oleh parlin sinaga  
Tersimpan pada Berita

Melengkapi postingan sebelumnya tentang Pekan Raya Sumatera Utara, yang notabenenya adalah ajang rekreasi, kreatifias dan ajang pameran untuk warga Sumatera Utara berikut ini adalah jadwal acara lengkap di perayaan PRSU ke 38 Tahun 2009.

=================================================
JADWAL PANGGUNG UTAMA PRSU KE-38 TAHUN 2009:
=================================================

Jumat, 20 Maret 2009
Waktu: 15.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Pembukaan
Pelaksana: Pemerintah Kota Tebing Tinggi

Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kota Medan

Sabtu, 21 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemkab Dairi/ Pemkab Serdang Bedagai

Minggu, 22 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara
Artis Lokal: DAMMA SILALAHI

Senin, 23 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Launching TOURISM YEARS 2009 dan Pemko Pematang Siantar

Selasa, 24 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: ARTIS IBU KOTA – KATON BAGASKARA (Kla Project)

Rabu, 25 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Toba Samosir
Artis Lokal: SIMEN STAR TRIO

Kamis, 26 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu

Jumat, 27 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Samosir

Sabtu, 28 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Nias
Artis Lokal: DAMMA SILALAHI

Minggu, 29 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kota Sibolga/ Pemerintah Kabupaten Simalungun

Senin, 30 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: de COVER BAND

Selasa, 31 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Pemkab Langkat

Rabu, 01 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Karo
Artis Lokal: ANTA PRIMA GINTING

Kamis, 02 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: ARTIS IBU KOTA

Jumat, 03 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Dan Kerajaan P. Penang

Sabtu, 04 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Parade Busana Pengantin
Pelaksana: Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara

Minggu, 05 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemerintah Kota Binjai
Artis Lokal: WAK UTEH

Senin, 06 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: PemKab Humbang Hasundutan Dan Pemkab Padang Lawas

Selasa, 07 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemko Padang Sidempuan dan Pemkab Batubara

Rabu, 08 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: ARTIS IBU KOTA – RAMES KDI

Kamis, 09 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: WATER BLUE BAND

Jumat, 10 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: PemKo Tanjung Balai dan PemProv N.A.D

Sabtu, 11 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: PemKab Tapanuli Tengah dan Pemkab Mandailing Natal

Minggu, 12 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: Pemkab Pakpak Bharat
Artis Lokal: KAROLINA

Senin, 13 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Pesona Kreasi Budaya
Pelaksana: PemKab Tapanuli Tengah dan Pemkab Mandailing Natal

Selasa, 14 April 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: ARTIS IBU KOTA – LOLA KDI

Rabu, 15 April
Waktu: 19.00 s/d 22.00
Acara: PENUTUPAN
Pelaksana: Pemerintah Kabupaten Asahan

=================================================
JADWAL ACARA DI OPEN STAGE PRSU KE-38 TAHUN 2009:
=================================================

Jum’at, 20 Maret 2009
Waktu: 15.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Acara Pembukaan di Panggung Utama

Sabtu, 21 Maret 2009
Waktu: 10.00 s/d 16.00 Wib
Acara: Lomba Busana Daerah Cilik (tingkat TK)

Minggu, 22 Maret 2009
Waktu: 10.00 s/d 13.00 Wib
Acara: Lomba Senam Kreasi (tingkat TK)
Lomba Mewarnai di aula kantor PRSU (tingkat TK)
Lomba menggambar di aula kantor (tingkat SD)

Senin, 23 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Goyang TABLA

Selasa, 24 Maret 2009
Waktu: 19.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Goyang TABLA

Kamis, 26 Maret 2009
Waktu: 10.00 s/d 16.00 Wib
Acara: Lomba Tari Kreasi Sahabat Semua Suku

Sabtu, 28 Maret 2009
Waktu: 10.00 s/d 13.00 Wib
Acara: Lomba Mengucap Syair (tingkat TK)

waktu: 13.00 s/d 18.00 Wib
Acara: Lomba Karaoke Lagu Daerah (tingkat SD)

Minggu, 29 Maret 2009
Waktu: 10.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Pentas Seni (tingkat TK)

Senin, 30 Maret 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Cheerleaders Competition (tingkat SMA)

Selasa, 31 Maret 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Cheerleaders Competition (tingkat SMA)

Rabu, 01 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Breakers Competition (tingkat SMA)

Kamis, 02 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Breakers Competition (tingkat SMA)

Sabtu, 04 April 2009
Waktu: 10.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Pentas Seni (tingkat TK)

Minggu, 05 April 2009
Waktu: 10.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Pentas Seni (tingkat TK)

Waktu: 10.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Festival Marching Band di Area PRSU

Senin, 06 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Festival Ekskul (tingkat SMP)

Selasa, 07 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Festival Ekskul (tingkat SMP)

Rabu, 08 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Festival Ekskul (tingkat SMP)

Kamis, 09 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Festival Ekskul (tingkat SMP)

Jumat, 10 April 2009
Waktu: 10.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Pentas Seni (tingkat TK)

Sabtu, 11 April 2009
Waktu: 10.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Pentas Seni (tingkat TK)

Minggu, 12 April 2009
Waktu: 10.00 s/d 17.00 Wib
Acara: Pentas Seni (tingkat TK)

Senin, 13 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Festival Karaoke Lagu Daerah (tingkat remaja)

Selasa, 14 April 2009
Waktu: 16.00 s/d 22.00 Wib
Acara: Festival Karaoke Lagu Daerah (tingkat remaja)

Kampanye Damai PEMILU 2009

March 17, 2009 oleh realylife  
Tersimpan pada Berita

Berdasarkan keputusan KPU, pergelaran kampanye damai Pemilu 2009, mulai dilangsungkan di seluruh provinsi di Nusantara.

Untuk wilayah Medan, Sumatera Utara, didahului oleh sosialisasi dan ikrar damai oleh seluruh parpol peserta pemilu di Kantor KPU Sumatera Utara di jalan Perintis Kemerdekaan Medan, kemarin tanggal 16 Maret 2009.

Konsentrasi pengumpulan massa sendiri berpusat di lapangan Banteng dan Lapangan Merdeka Medan. Harapannya, semoga kampanye ini berjalan dengan damai dan sukses. Hingga akhirnya nanti pada waktu pelaksanaan pemilihan umum, Sumatera Utara dan seluruh kota di Indonesia tetap aman serta kondusif, tidak ada perpecahan dan kerusuhan.

Akhirnya komunitas bloggersumut juga ikut mendukung sepenuhnya pelaksanaan kampanye ini hingga nanti menjelang Pemilu tanggal 9 April mendatang. Mari kita sukseskan dan teliti sebelum memberi pilihan, sehingga nantinya yang terpilih adalah wakil-wakil rakyat yang benar-benar amanah dan menjalankan aspirasi kita semua.

Pekan Raya Sumatera Utara

March 17, 2009 oleh realylife  
Tersimpan pada Berita

Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar perhelatan akbar yang masuk dalam kalender tahunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Acara ”Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU)” yang setiap tahun telah dilaksanakan oleh pemprov SUMUT.

Acara Pekan Raya Sumatera Utara ini sendiri seperti biasa akan di langsungkan di Tapian Daya Jalan Gatot Subroto, mulai tanggal 20 Maret sampai 15 April 2009. Acara yang sekaligus ajang berbagai pameran kebudayaan dari 28 kabupaten ditambah pemko di seluruh Sumatera Utara, ajang promosi daerah Sumatera Utara yang sekaligus juga menghadirkan artis-artis ibu kota.

pekan raya sumatera utara

Acara ini juga sekaligus menjadi ajang bagi keluarga dan anak didik sekolah untuk tempat bermain dan berkreasi. Karena dalam acara ini juga akan dilaksanakan berbagai lomba dan kreatifitas.

Mari kita dukung dan saksikan acara yang menggelar pameran kebudayaan dari 28 Kabupaten yang ada di Sumatera Utara ini.

Kabupaten Asahan ” RAMBATE RATA RAYA “

March 15, 2009 oleh realylife  
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata

RAMBATE RATA RAYA Kabupaten Asahan

Sumatera Utara dengan 29 Kabupaten di dalamnya, menyimpan begitu banyak potensi dalam segala bidang. Saat ini Sumatera Utara dipimpin oleh Bapak Syamsul Arifin SE selaku Gubernur dan Bapak Gatot Pujo selaku wakil Gubernur lewat pemilu damai tanggal 16 April 2008 silam.

Kali ini kita akan sekilas menuju Kabupaten Asahan.

1. Geografi
Secara geografis Kabupaten Asahan berada pada 2 derajat 30’00’’- 3 derajat 07’49’ Lintang Utara dan 99 derajat 00’00” – 100 derajat 00’00” Bujur Timur, dengan ketinggian 0 – 2.000 m di atas permukaan laut. Pasca pemekaran, luas Kabupaten Asahan menjadi 370.221 ha, terdiri dari 25 Kecamatan, 177 desa dan 27 kelurahan, dengan batas-batas:

Sebelah Utara : Kabupaten Batubara dan Selat Malaka

Sebelah Timur : Selat Malaka

Sebelah Selatan : Kabupaten Labuhan Batu dan Toba Samosir

Sebelah Barat : Kabupaten Simalungun

2. IKLIM
Seperti umumnya daerah-daerah lanilla yang berada di kawasan Sumatera Utara, Kabupaten Asahan termasuk daerah beriklim tropis dan memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Curah hujan ( 2006 ) sebanyak 2.164 mm. Rata-rata curah hujan mencapai 180,33 mm/bulan.

3. PENDUDUK
Jumlah Penduduk Kabupaten Asahan berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2007, penduduk Kabupaten Asahan berjumlah 676.605 jiwa dengan kepadatan penduduk 182 jiwa per kilometer persegí. Sedangkan laja pertumbuhan penduduk tahun 2001 sampai dengan 2007 diperkirakan sebesar 1.89%. Penduduk Kabupaten Asahan lebih banyak tingal di pedesaan daripada perkotaan. Di daerah pedesaan terdapat 478.958 jiwa atau 70.78% dari jumlah penduduk, sedangkan di daerah perkotaan hanya 197.647 jiwa atau 29.21%.

4. Perekonomian
Product Domestic Regional Bruto ( PDRB) atas dasar harga yang berlaku 2004 sebesar 7.71 trilyun rupiah, sedangkan PDRB per cápita sebesar 12.04 juta rupiah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Asahan sebesar 6.62% atau di atas rata-rata Sumatera Utara sebesar 5.95%.

5. Visi dan Misi
Visi Pemerintahan Kabupaten Asahan 2006-2010: “Membangun Bersama Rakyat Mewujudkan Masyarakat Asahan yang Sejahtera”

Misi:

  1. Peningkatan dan pengembangan Sumberdaya Manusia ( Human Resources ) dibarengi keimanan dan ketaqwaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara;
  2. Pemberdayaan kehidupan social dan ekonomi yang berbasis kerakyatan yang memiliki daya saing dan wawasan lingkungan;
  3. Terwujudnya rasa aman dan tertib melalui upaya penegakan hukum dan HAM;
  4. Terwujudnya aparatur pemerintah yang bersih dan berwibawa
  5. Memberdayakan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan;

6. Potensi Daerah
Pertanian Tanaman Pangan dan Horticultura

Pertanian tanaman pangan dan horticultura merupakan salah satu sub sector yang cukup prospektif untuk dikembangkan di Kab. Asahan. Hal ini didukung ketersediaan lahan budidaya, kesesuaian agroklimate, sarana dan prasarana yang memadai. Komoditas andalan ádala padi, kedelai, jagung, ubi kayu, cabe, pisang barangan, dan asam gelugur.

Perkebunan

Kabupaten Asahan merupakan salah satu sentra perkebunan di Provinsi Sumatera Utara, dan bahkan Provinsi Sumatera Utara menjadi penghasil kelapa sawit utama di Indonesia. Selain kelapa sawit dan karet, komoditi penting lainnya adalah kakao ( coklat ) dan kelapa. Hingga saat ini terdapat lebih dari 30 perusahaan perkebunan baik itu milik pemerintah, swasta nasional dan asing telah menguasai lahan lebih dari 140 ribu hektar dan menyerap sekitar 23 ribu tenaga kerja. Sementara perkebunan rakyat hanya menguasai kurang dari separuhnya, tetapi justru menyerap tenaga kerja lebih banyak yakni sekitar 50 ribu orang. Hasil perkebunan kelapa sawit dan kelapa tidak terbatas diambil buahnya, tetapi lidinya pun sudah mampu menembus pasar ekspor.

1. Perkebunan Negara : 6,137.39 Ha dengan hasil 6,818.93 Ton

2. Perkebunan Swasta Nasioanal : 17,873.97 Ha dengan hasil 17,667.19 Ton

3. Perkebunan Swasta Asing : 5,173.51 Ha dengan hasil 5,550.34 Ton

4. Perkebunan Rakyat : 6,882.50 Ha dengan hasil 11,786.05 Ton

Sehingga luas total perkebunan adalah 36,067.37 Ha dengan total hasil 41,822.51 Ton

Khusus untuk komoditi kakao ( Coklat ), dalam sistem pemasarannya ditangani oleh beberapa kelompok tani dan koperasi melalui pelelangan yang diselenggarakan dalam periode tertentu. Hal ini Sangay bermanfaat bagi peningkatan pendapatan petani kakao ( coklat ). Di sisi lain, ini juga memudahkan bagi para buyer untuk mendapatkan komoditi kakao ( Coklat ), tanpa harus melakukan pembelian secara sporadis ke sentra-sentra produksi.

Total luas areal tanaman coklat perkebunan rakyat di Kabupaten Asahan seluas 9.089,75 Ha dengan total produksi sebesar 10.672,69 ton

Perindustrian

Pasca pemekaran wilayah, sentra industri pengelolaan skala besar di Kwala Tanjung menjadi milik Kabupaten Batubara. Namun demikian, masih terbuka lebar potensi dan peluang-peluang untuk kembali menghadirkan investor bidang pengolahan skala besar, terutama industri pengolahan hasil-hasil pertanian dan perkebunan. Di samping itu, Kabupaten Asahan juga memiliki sejumlah produk unggulan yang dihasilkan dari industri kecil dan kerajinan rumah tangga. Beberapa bidang usaha yang berkembang antara lain adalah: pengolahan meubel kayu batang kelapa, pengolahan sabut kelapa, minuman ringan Nata de Coco, kerajinan kulit ( Sepatu ”Bunut” ), anyaman pandan, pembuatan dodol, dan lain-lain.

Perikanan

Kabupaten Asahan menyimpan potensi yang cukup besar bagi pengembangan agribisnis di bidang pengusahaan perikanan dan kelautan, diperkirakan Kabupaten Asahan memiliki garis pantai sepanjang lebih kurang 58 Km. Namun demikian, sampai saat ini potensi yang sangat besar tersebut belum termanfaatkan secara optimal. Sentra Nelayan terdapat di Kec. Air Joman, Tanjung Balai, dan Kec. Sei Kepayang. Sampai saat ini terdapat 735 unit budidaya perikanan.

Pariwisata

Potensi Sungai Asahan khususnya di sekitar Desa Tangga, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, merupakan sumber daya alam untuk obyek wisata alam yang ideal dan terus dikembangkan agar semakin dikenal oleh masyarakat luas khususnya para wisatawan mancanegara dan nusantara. Derasnya arus air sungai Asahan yang berkecepatan 120 Meter kubik per detiknya dengan grade IV-V+ sangat menantang jiwa petualangan para penggemar olah raga arus deras ini. Pada Tahun 2000, 2001, dan 2003, Pemerintah Kabupaten Asahan menyelenggarakan kejuaraan bertaraf internasional diikuti oleh atlet-atlet kayak kelas dunia. Tahun 2005, 2006 dan 2007 Kejuaraan bertaraf Nasional.

Tahun 2008 Pemkab Asahan telah menyelenggarakan Kejuaraan Arung Jeram Internasional dengan Tajuk ” Asahan White Water Festival 2008 ” tanggal 11-14 Desember 2008.

Kabupaten Asahan juga menawarkan kerjasama pengelolaan beberapa obyek wisata alam lainnya, antara lain: air terjun Aek Sisapa di Kec. Bandar Pasir Mandoge dan air terjun Simonang-monang di Kec. Bandar Pulau.

Energi Listrik Tenaga Air

Wilayah Kabupaten Asahan memiliki beberapa potensi air terjun yang dapat di manfaatkan sebagai penggerak motor sumber daya listrik. Air terjun Asahan III dan Asahan IV merupakan alternatif yang dapat memberikan kontribusi kelistrikan yang memadai dalam skala besar dan kini sedang dilakukan kelayakan Amdal sebelum dimulai pembangunannya. Diperkirakan potensi Asahan III dan Asahan IV dapat menghasilkan energi listrik masing-masing sebesar 200 MW sampai dengan 250 MW.

Sumber : DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN ASAHAN alamat : Jln. Prof. H.M.Yamin SH, No 44, Telp (0623 ) 41406 KISARAN

Kemaren juga sempat ni interview dengan yang menjaga stan waktu acara Medan Fair bulan Desember kemaren di tapian daya PRSU di jalan Gatot Subroto Medan.

Makanan khasnya hadala gulai melayu dan senang yang bersantan. Mayoritas sukunya adalah melayu dan otomatis bahasanya adalah melayu. Tarian daerahnya adala Gubang, Mainang dan Serampang 12.

O iya satu lagi obyek wisata arung jeram yang bertaraf internacional itu punya nama lain Arung Jeram “TOBASA”

Jadi buat kamu-kamu yang masih tinggal di kawasan Sumatera Utara kayaknya wajib dech sekali-sekali nyoba berlibur di sana, dijamin ngga kalah seru dari arung jeram yang ada di jawa dan bali, apalagi luar negeri, selain bukan buatan, setidaknya bisa menghemat uang saku berlibur khan???

Mohon masukannya ni, kalo memang ada lagi yang mau di tulis mengenai Kabupaten Asahan, barangkali masih belum terekspos di sini.

WE LOVE Sumatera Utara

Pelatihan Gratis oleh BBLKI Medan

March 4, 2009 oleh alibaba  
Tersimpan pada Pendidikan

PENERIMAAN SISWA PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI ANGKATAN I / 2009

BBLKI Medan menerima pendaftaran siswa baru Program Pelatihan Berbasis Kompetensi 160 JP dengan kejuruan sbb :

Listrik

  • Instalasi Penerangan
  • Instalasi Tenaga
  • Teknik Pendingin
  • Elektronika / Teknisi HP

Automotif

  • Motor Bensin
  • Motor Diesel
  • Sepeda Motor

Teknologi Mekanik

  • Las Manual

Tata Niaga

  • Teknisi Komputer
  • Operator Komputer

Pelatihan akan dilaksanakan pada tanggal 3 s/d 25 Maret 2009 di

BBLKI Medan
Jl. Gatot Subroto Km. 7,8 Medan
Telp. 061 – 8451520.

Pendaftaran dan informasi lebih lanjut di KIOS 3in1 BBLKI Medan.

Catatan : Pelatihan tidak dipungut biaya (Gratis)

Halaman Selanjutnya »