Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

Asal Usul Danau Toba

February 9, 2010 oleh  
Tersimpan pada Sejarah dan Budaya

Di Sumatera Utara terdapat danau yang sangat besar dan ditengah-tengah danau tersebut terdapat sebuah pulau. Danau itu bernama Danau Toba sedangkan pulau ditengahnya dinamakan Pulau Samosir. Konon danau tersebut berasal dari kutukan dewa.

Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar.

Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani.

“Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.

Setelah sampai di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis cantik jelita bersama petani tersebut. “Dia mungkin bidadari yang turun dari langit,” gumam mereka. Petani merasa sangat bahagia dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka menyebarkan sangkaan buruk yang dapat menjatuhkan keberhasilan usaha petani. “Aku tahu Petani itu pasti memelihara makhluk halus! ” kata seseorang kepada temannya. Hal itu sampai ke telinga Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja.

Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia mempunyai satu kebiasaan yang membuat heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga dapat dimakannya sendiri.

Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!” kata Petani kepada istrinya. “Syukurlah, kanda berpikiran seperti itu. Kanda memang seorang suami dan ayah yang baik,” puji Puteri kepada suaminya.

Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan!”, umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu.

Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir.

SUMBER : ICT WATCH BY= KING ALIBABA

Tentang alibaba
http://www.blogali.tk http://www.king-ali.tk
Blog: http://alibaba180678.blogspot.com

Komentar

18 Komentar untuk tulisan "Asal Usul Danau Toba"

  1. abdur pada Tue, 9th Feb 2010 22:19 

    semua’a itu bohong itu adalah kuasa allah swt.

  2. Radian pada Thu, 11th Feb 2010 9:38 

    @Abdur
    Bang abdur juga boong, http://www.abdur.razzaq.com/ itu bukan punya abang tugh… harusnya sudah bisa dibedakan yah bang eksistensi dari iman dalam agama dan kebudayaan, terlebih tata cara untuk berkomentar tanpa bukti fakta dan sanggahan yang jelas. Kecuali umur Bang Abdur lebih dari 1000 tahun, baru saya percaya…

  3. segoro pada Fri, 26th Mar 2010 12:53 

    he-he-he………. namanya juga legenda
    boleh percaya boleh tidak
    legenda itu merupakan hasil karya orang tua jaman dahulu
    tujuannya sangat mulia yaitu untuk memberikan pendidikan moral, etika, tata krama, penalaran dan lain2 agar anak-anak kelak menjadi anak yang berbudi luhur, sopan santun, sabar, bijaksana, menghargai orang lain dan sifat2 baik lainnya.
    kalau segala sesuatunya dikaitkan dengan Allah…….. memang dunia dan semua isinya adalah kehendak Allah. termasuk dongeng atau legenda juga kehendak Allah.

    he-he-he…… kira2 begitu
    betul gak mas radian?

  4. Fernando pada Sun, 28th Mar 2010 19:56 

    Apa pada jaman tersebut sudah ada permainan sepak bola ya? Di Batak ada juga ya namanya PUTERA…. ??? Seru juga cerita asal mula kejadian D.Toba.

  5. Charlie M. Sianipar pada Sun, 4th Apr 2010 22:23 

    Ini adalah legenda, cerita rakyat.
    Terjadinya Danau Toba saat terjadi Mega Vulcano di muka bumi ini.
    Silahkan di google bila ingin tau lebih dalam tentang Mega Vulcano.

  6. adelina pada Thu, 15th Apr 2010 16:46 

    lw dikatain danau toba tuh mg sgt indah,,,dan sgt luas,,,,
    danau toba jg sgtlh trknal baik dlm negri maupn mancanegara,,
    hrsnya kta sbgai warga negara indonesia mrsa sgt bangga mmlki
    objek wisata yg bgtu indah,,,yg jg blm bsa di mlki oleh ngra lain
    btpa indanya danau toba shngga membuat orang2 seakn trgla2 pd keindahan danau toba,,,,tp skrg smua keindahan nya sdh mlai tercemari krna krgnya ksdran kta sbg masyarakat stmpt,,tw
    sbg warga negara indonesia,,dan jg krngnya sapta pesona yg di terapkn di negara ne,,,

  7. johannes pajaitan pada Thu, 29th Apr 2010 16:24 

    biar dongeng tapi seru ya…..

  8. Muhammad Nasir Brutu pada Mon, 3rd May 2010 22:10 

    sungguh legendaris….my danau toba..i miss u

  9. jojo pada Wed, 2nd Jun 2010 15:04 

    wow……….it’s wonderful

  10. freddy leon ardo pada Fri, 9th Jul 2010 13:04 

    wahhh”””ngeri y”’

  11. adri pada Sat, 7th Aug 2010 4:12 

    bohong atau tidak, yg jelas danau toba memiliki potensi luar biasa namun tidak di explore oleh pemerintah setempat

  12. PoerSig pada Thu, 16th Dec 2010 8:56 

    Danau toba……
    I love u……
    I miss u…..
    4 Ever……. :D

  13. pinky fairiy imuetz pada Mon, 3rd Jan 2011 20:52 

    bagus banget legenda danau toba ini.ceritax sngat baik

  14. putra sibara bara pada Fri, 7th Jan 2011 21:25 

    itu versi dongeng waktu saya sd…wkwkwkkwkwkwkwk

  15. Lukisan Abstrak pada Mon, 24th Jan 2011 15:13 

    cerita ttuh nyata atau bohong ya?

  16. Hiskia simatupang pada Tue, 1st Feb 2011 17:35 

    G usah d terlalu d perbincangkan asal usulnya yang penting kelestariannya.. Spy tetap indah

  17. juanda pada Sun, 15th May 2011 20:49 

    itu kan legendanya…
    ceritanya diperhalus..

  18. ikut pada Sun, 29th May 2011 0:08 

    Legenda memang belum tentu kebenarannya, menurut guide yg membw kami ke samosir :”pulau samosir tsb turun dr langit(dr rakyat), asal usul terbentuknya krn ada letusan gunung merapi menyebabkan terbentuknya danau, nah saat ini msh ada gunung merapi dibawah pulau samosir yg masih aktif(penelitian dr tni AL,memang menakjubkan, danu toba merupakan danau 10 besar didunia yg paling indah, namun sayang tidak terkelola dgn baik, banyak komentar negatif dr wisata baik ttg masyarakatnya disana belum sepenuhnya menyambut dgn baik wisatawan contoh : dipasar, disamping kecurangan timbangan, tidak ramah/mudah marah, jadi wisata disana enggan utk berbelanja. kebersihan,penataan kurang baik, namun kewajiban siapa ya????
    potensi alam sangat banyak.

Sampaikan pikiran anda...
dan jika anda ingin menampilkan gambar diri anda, silahkan gunakan gravatar!