Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

Potret Proses Pembuatan e-KTP

December 6, 2011 oleh  
Tersimpan pada Kontribusi

Tulisan ini telah disunting, untuk membaca secara lengkap silahkan kunjungi tautan di bawah:

from Google

Kemarin siang, saya, kakek dan nenek memenuhi panggilan undangan dari kantor camat untuk melaksanakan proses pembuatan e-KTP. Lingkungan rumah kami tergolong lambat menerima undangan ini karena teman-teman saya yang berdomisili di luar kecamatan Medan Kota telah lebih dulu membuat dan menerima e-KTP nya. Saya sendiri tidak tahu apa penyebabnya mengapa kami yang berdomisili di Medan Kota justru baru sekarang mendapat “jatah” e-KTP tersebut, dan tidak semua orang di lingkungan kami yang menerima surat undangan e-KTP ini, mungkin mereka menggunakan sistem bergilir.

Dalam surat undangan tersebut kami diharapkan hadir tepat jam 13.00 WIB di kantor camat terdekat. Kami sampai di kantor camat itu jam 13.05 WIB dan para peserta e-KTP sudah menuggu di dalam tenda yang disediakan oleh panitia. Petugas dan panitia pelaksana e-KTP pun telah stand by di meja mereka, kami menyerahkan surat undangan dan menerima nomor antrian 44, 45 dan 46.

Kami ikut bergabung dan duduk bersama para peserta lainnya. Saya bertanya kepada salah seorang ibu yang duduk di samping saya tentang perkembangan kondisi proses pembuatan e-KTP ini. Ternyata beliau telah menunggu dari jam 12.30 WIB dan mendapat nomor antrian 37. Beliau tidak mengetahui info apapun karena panitia tidak atau belum memberitahukan info-info penting yang berkaitan dengan e-KTP ini.

Kami pun menunggu, setengah jam berlalu, satu jam pun mulai berlalu. Orang-orang yang sedari tadi menunggu mulai merasa resah dan sangat jenuh menunggu tanpa ada pemberitahuan kapan mereka bisa melaksanakan proses pembuatan e-KTP ini. Seorang ibu lainnya mulai mengoceh sebal dan jengkel karena dia tela menunggu dari jam 11.00 WIB, beliau cepat datang karena masih banyak pekerjaan yang harus diurus. Bahkan ada seorang pria yang segera pergi begitu saja meninggalkan kantor camat karena dia sudah bosan menunggu dan harus kembali ke kantornya. Panitia tidak bergeming dan terkesan cuek menanggapi kejadian ini.

Baca selengkapnya di blog Irda Handayani via @irda_handayani

Tentang Nich
Seorang web programmer, yang juga blogger, yang ingin berbagi banyak hal dari kesehariannya. Sangat menggemari berkicau di twitter, silahakan di-follow @nichpakaich atau tambahkan ke dalam circle Google+.
Blog: http://nichpakaich.net

Komentar

4 Komentar untuk tulisan "Potret Proses Pembuatan e-KTP"

  1. Sakti Tampubolon pada Tue, 6th Dec 2011 14:26 

    Yah, bicara soal negara kita tercinta ini, Indonesia, para pejabat2 nya dah gituan penyakitnya, super cuek, sombong, gak tau malu, sok lagi. Bikin Sakit hati.

  2. akhnurhadi pada Fri, 6th Jan 2012 15:01 

    Kesasar ke sini dari blognya mbak Juwita Zhu (jhttp://uwitazhu.blogspot.com).
    Saya dari Jogja. Membaca tulisan ini saya jadi tegelitik.

    Bebagi kisah saja:

    Di tempat saya, Jogja (khususnya kecamatan saya tinggal) pelaksanaan pengambilan data untuk e-KTP -istilahnya adalah pengambilan data, bukan pembuatan- berlangsung lancar. Setiap kampung diundang mulai pagi, sampai sore. Dan semua berjalan tertib.

  3. shry mega pada Mon, 21st May 2012 14:22 

    kecewa banget…sebagai warga negara indonesia hanya untuk membuat identitas diri saja diperlakukan seperti sampah
    wahai para pejabat indonesia gaji dan tunjangan kalian itu semua berasal dari kami para rakyat yang kalian perlakukan seenak nya saja
    bagi kalian siapa yg bissa memberikan sekoper uang itu adalah raja.para pejabat brengsek!!!

  4. desain logo pada Thu, 7th Mar 2013 10:51 

    namanya e-KTP tapi penerapan di lapangan masih manual,(kenapa ga di sisipkan barcode/magnetic strip).harusnya akses data kependudukan lenih mudah.misalnya orang bertamu atau pindah alamat cukup gesek dari RW tempat lama atau RW tempat tinggal baru. sehingga data kependudukan lebih uptodate serta memudahkan pihak kepolisian dalam penanganan kasus,dll.

Sampaikan pikiran anda...
dan jika anda ingin menampilkan gambar diri anda, silahkan gunakan gravatar!