Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

Kontes Sumatera Utara Ini

December 27, 2011 oleh  
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT

Terkait dengan Visi “menduniakan Sumatera Utara“, BloggerSUMUT mengadakan sebuah kontes menulis yang bertujuan untuk menciptakan ketersediaan informasi wisata Sumatera Utara di ranah dunia maya. Dengan kontes ini diharapkan objek-objek wisata yang berada di wilayah Sumatera Utara dapat terpapar secara luas.

Kontes Menulis Wisata Sumatera Utara

Kontes ini ditujukan kepada kamu-kamu yang mengaku sebagai blogger, atau yang (pernah) punya blog, atau yang bahkan baru punya blog. Asalkan kamu punya cerita bagus tentang Sumatera Utara, kamu boleh ikutan. Kontes ini menekankan pemaparan atas nilai-nilai pengalaman dan bukan sekedar tulisan hard-news sahaja. Dengan syarat sebagai berikut:

  1. Setiap tulisan harus menyertakan keterangan (boleh satu kalimat, gak perlu sampai satu paragraf) bahwa tulisan tersebut diikutsertakan dalam kontes “Sumatera Utara Ini” (ditautkan menggunakan link berikut:

    http://bloggersumut.net/agenda-bloggersumut/kontes-sumatera-utara-ini)

  2. Kirimkan alamat tulisan yang sudah kamu terbitkan di blog kamu, ke email kontes@bloggersumut.net

Udah, itu saja syaratnya. Untuk setiap tulisan yang masuk, akan melalui proses penilaian dan pemilihan pemenang. Ya, ada hadiah untuk  3 tulisan dengan nilai tertinggi, yaitu:

  • #tulisan 1: Voucher Belanja (Carrefour) sebesar Rp100.000 + Pulsa Rp100.000
  • #tulisan 2: Voucher Belanja (Carrefour) sebesar Rp100.000
  • #tulisan 3: Voucher Belanja (Carrefour) sebesar Rp100.000

Selain itu, tulisan yang sudah dikumpulkan (tidak cuma dari kelompok tulisan yang menang) akan berkesempatan untuk disertakan dalam sebuah proyek pembukuan tulisan wisata karya blogger.

Lalu bagaimana tulisan akan dinilai, nah berikut ini adalah kisi-kisi yang barangkali perlu kamu perhatikan (harap diingat, ini bukan syarat)

Kira-kira topik tulisan bisa tentang hal-hal seputar..

  • panduan atau pengalaman wisata,
    • wisata kuliner,
    • wisata budaya,
    • wisata sejarah,
  • adat istiadat,
  • atau catatan tentang sebuah kota yang inspiratif.

Tulisan sebaiknya memuat..

  1. Deskripsi objek wisata, seperti suasana dan tempat
  2. Lokasi objek wisata mengacu pada tempat populer terdekat dan cara mencapainya
  3. Hal menarik dari objek wisata, seperti
    • Biaya transportasi dan tiket masuk objek wisata (jika ada) dan
    • Cerita (sejarah, latar belakang) objek wisata tersebut
    • Apa-yang-boleh dan apa-yang-tidak-boleh di objek wisata tersebut.
    • Misal; di museum biasanya gak boleh motret sembarangan.
    • Waktu terbaik untuk mengunjunginya (bulan apa, atau jam berapa)
  4. Dari skala 1-5 dapat penilaian berapa dari kamu? Kenapa?

Tulisan sebaiknya disusun dengan gaya..

  1. Personal. Pakai gaya orang pertama, saya. Boleh aku, beta, atau kata ganti lain untuk orang pertama.
  2. Gunakan idiom-idiom lokal dengan menyertakan terjemahan dalam Bahasa Indonesia.
  3. 5W+1H (what, where, who, why, when, dan how) – biar lengkap.

Bukti kehadiran atau foto sebaiknya..

  1. Suasana hidup, jadi sebaiknya ada orang. Jangan kosong sama sekali. Dan tolong jangan cuma nyempilin jempol dari bawah kamera.
  2. Menunjukkan bagian paling menarik dari objek
  3. Menunjukkan pengunjungnya (sebisa mungkin ada emosi wajahnya). Tidak musti wajah sendiri, walau niat kamu itu sekalian nebeng terkenal.
  4. Memaparkan detail tempat wisata
  5. Boleh juga memaparkan objek menarik lain di objek/lokasi wisata atau yang kamu temukan dalam perjalanan menuju tempat wisata tersebut.

Silahkan buat tulisan di blog kamu, sesuai dengan syarat dan kriteria yang sudah dijelaskan. Jika kamu punya tulisan lama, boleh juga tuh dikemas ulang agar melengkapi kriteria penilaian yang di atas.

Batas pengiriman tulisan adalah selambat-lambatnya tanggal 6 Januari 2012.

Pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 9 Januari 2012, melalui media yang dikelola oleh BloggerSUMUT (blog, twitter dan fanpage).

 

Penutup: Kontes ini nantinya disponsori oleh para penderma yang baik hati, jadi jumlah pemenang dan besarnya hadiah bisa jadi bertambah (dan tidak akan berkurang).

Penutup-penutup: Sesuai dengan visi dan tujuan kontes ini, kamu dibebaskan untuk berbagi tulisan kamu lewat jejaring sosial yang lain.

Update Daftar Peserta

Berikut adalah tulisan-tulisan yang sudah dikirimkan ke BloggerSUMUT.

  1. Ananta Bangun – Ndikkar, Mayan Memapah Jati diri Karo dan SUMUT
  2. Irda Handayani – Kenangan Semilir Angin di Puncak Simalem
  3. Rotua Nuraini Tampubolon – BL Trip to Sibolga
  4. Hendro Siahaan – 24 Hours Lake Toba Road Trip
  5. Alfie Keren – Wisata Alam “PASIRAN” Mandoge
  6. Yunizar Hutagalung – Pemandian Air Soda Tarutung
  7. Din Afriansyah – Bukit Kapur Kawah Dolok Tinggi Raja
  8. Joni Pranata – Pantai, Gunung dan Sungai? Semua ada di Sumatra Utara!!

daftar di atas diurutkan berdasarkan waktu penerimaan ke email panitia

BloggerSUMUT di Aplaus

December 22, 2011 oleh  
Tersimpan pada Warna Warni

Sebuah kebanggaan tersendiri, ketika keberadaan kita diakui oleh orang lain. Apalagi kali ini yang mengakui adalah salah satu media ternama di kota Medan. Ya, BloggerSUMUT diulas di majalah Aplaus.

BloggerSUMUT di Aplaus

Fokus Urban: BloggerSUMUT

Pada edisi 16 Desember 2011, di rubrik Fokus: Urban, Aplaus menerbitkan hasil wawancara yang sudah dilakukan dengan anggota BloggerSUMUT (yang sebelumnya mengambil tempat di Broadband Learning Center, Jalan Mongonsidi – Medan). Dengan jelas dituliskan visi BloggerSUMUT, yaitu “menduniakan Sumatera Utara” dan turut disarankan juga langkah-langkah apa yang dapat masyarakat lakukan untuk menciptakan Sumatera Utara yang lebih baik, melalui porsinya masing-masing.

Potret Proses Pembuatan e-KTP

December 6, 2011 oleh  
Tersimpan pada Kontribusi

Tulisan ini telah disunting, untuk membaca secara lengkap silahkan kunjungi tautan di bawah:

from Google

Kemarin siang, saya, kakek dan nenek memenuhi panggilan undangan dari kantor camat untuk melaksanakan proses pembuatan e-KTP. Lingkungan rumah kami tergolong lambat menerima undangan ini karena teman-teman saya yang berdomisili di luar kecamatan Medan Kota telah lebih dulu membuat dan menerima e-KTP nya. Saya sendiri tidak tahu apa penyebabnya mengapa kami yang berdomisili di Medan Kota justru baru sekarang mendapat “jatah” e-KTP tersebut, dan tidak semua orang di lingkungan kami yang menerima surat undangan e-KTP ini, mungkin mereka menggunakan sistem bergilir.

Dalam surat undangan tersebut kami diharapkan hadir tepat jam 13.00 WIB di kantor camat terdekat. Kami sampai di kantor camat itu jam 13.05 WIB dan para peserta e-KTP sudah menuggu di dalam tenda yang disediakan oleh panitia. Petugas dan panitia pelaksana e-KTP pun telah stand by di meja mereka, kami menyerahkan surat undangan dan menerima nomor antrian 44, 45 dan 46.

Kami ikut bergabung dan duduk bersama para peserta lainnya. Saya bertanya kepada salah seorang ibu yang duduk di samping saya tentang perkembangan kondisi proses pembuatan e-KTP ini. Ternyata beliau telah menunggu dari jam 12.30 WIB dan mendapat nomor antrian 37. Beliau tidak mengetahui info apapun karena panitia tidak atau belum memberitahukan info-info penting yang berkaitan dengan e-KTP ini.

Kami pun menunggu, setengah jam berlalu, satu jam pun mulai berlalu. Orang-orang yang sedari tadi menunggu mulai merasa resah dan sangat jenuh menunggu tanpa ada pemberitahuan kapan mereka bisa melaksanakan proses pembuatan e-KTP ini. Seorang ibu lainnya mulai mengoceh sebal dan jengkel karena dia tela menunggu dari jam 11.00 WIB, beliau cepat datang karena masih banyak pekerjaan yang harus diurus. Bahkan ada seorang pria yang segera pergi begitu saja meninggalkan kantor camat karena dia sudah bosan menunggu dan harus kembali ke kantornya. Panitia tidak bergeming dan terkesan cuek menanggapi kejadian ini.

Baca selengkapnya

Nonton Bareng Garuda di Dadaku 2

November 29, 2011 oleh  
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT

Masih ingat dengan film Garuda di Dadaku? Kisah yang menceritakan tentang perjuangan Bayu untuk menjadi pemain sepak bola yang hebat. Walau mendapat tentangan dari keluarganya, dia akhirnya bisa menunjukkan semangatnya. Nah, kali ini Sudi Sudjarwo mengarahi pembuatan film lanjutannya, Garuda di Dadaku 2!

Poster Film Garuda di Dadaku 2

Garuda di Dadaku 2

Ini saatnya Bayu (Emir Mahira) membuktikan diri pantas mengenakan seragam Indonesia dengan membawa
timnas menjuarai kompetisi junior tingkat ASEAN di Jakarta.

Kali ini pelatih timnas adalah orang baru, Pak Wisnu (Rio Dewanto), yang punya tehnik latihan yang unik. Bayu
juga mulai dekat dengan Anya (Monica Sayangbati), siswi idealis yang awalnya membenci Bayu, namun malah
berujung saling suka.

Di tengah perjalanan, Bayu merasa ditinggalkan orang?orang terdekatnya. Heri (Aldo Tansani), sahabatnya,
makin akrab dengan the rising star, Yusuf (Muhammad Ali), dan ibunya (Maudy Koenaedi) juga mulai jatuh cinta dengan seorang teman lelaki (Rendy Khrisna). Ditambah dengan situasi tim yang porak poranda
menjelang final. Apakah Bayu mampu mengembalikan kepercayaan dirinya dan memimpin timnya untuk
mengalahkan Thailand di final?

Walau film ini baru akan diputar secara serentak tanggal 15 Desember 2011, SBO Films dengan baiknya memberikan undangan kepada 6 orang anggota BloggerSUMUT, untuk nonton lebih awal.

Hari/Tanggal: Minggu / 4 Desember 2011
Waktu: Pukul 09.00
Tempat: Palladium 21
Mal Grand Palladium
Jalan Kapten Maulana Lubis No. 8, Medan

Silahkan ajukan diri di fanpage BloggerSUMUT.

LG Helat Festival Game 3D Pertama dan Terbesar di Indonesia

November 10, 2011 oleh  
Tersimpan pada Berita

Medan, 9 November 2011PT. LG Electronics Indonesia mengumumkan dimulainya festival game 3D bertajuk Let’s Fight in 3D. Berlangsung di empat kota besar dengan hadiah lebih dari seratus juta rupiah, Lets Fight in 3D mencatatkan diri sebagai festival game 3D pertama dan terbesar yang pernah dihelat di Indonesia. “LG mengundang seluruh peserta dan pengunjung untuk menjadi bagian dan berbagi kesenangan dalam menikmati pengalaman bermain game dalam nuansa 3D,” ujar Tito, Branch Manager Medan – PT. LG Electronics Indonesia.

Surabaya, Medan, Bandung dan Jakarta ditunjuk sebagai empat kota tempat penyelenggaraan festival game 3D LG ini. Medan ditunjuk sebagai kota kedua yang menyelenggarakan festival game 3D ini. Kompetisi game 3D pertama di Indonesia ini akan berlangsung sepanjang 8-13 November 2011 di Sun Plaza, Medan, tepatnya di wing E dan F.

Seperti halnya di Medan, setiap peserta di masing-masing kota akan ditantang beradu lihai bermain game dalam nuansa 3D melalui permainan DOTA dan FIFA sebagai dua game yang dipertandingkan.

Info Festival Game 3D LG

Brosur Festival Game 3D LG

Bicara mengenai kedua game yang dipertandingkan, DOTA dan FIFA merupakan game yang tak asing bagi penikmat permainan konsol dan komputer. Kedua game tersebut sebenarnya hadir dalam format 2D dan biasa dimainkan dengan memanfaatkan monitor komputer sebagai media penampilnya.

Namun dipilihnya kedua game tersebut, bukannya tanpa alasan kuat. ”Justru melalui festival ini, LG ingin menunjukkan bagaimana teknologi 3D TV dapat membuka peluang lebih besar untuk dinikmati bersama keluarga. Tak lagi sekedar menyaksikan film, namun juga bermain pada layar lebih lebar dalam format 3D yang membuat pemain semakin terlibat dalam permainannya. Semakin seru dan nyaman, tanpa adanya gangguan kelelahan pada mata ataupun rasa pusing,” ujar Tito lagi.

Baca selengkapnya

Laporan Kegiatan #MedanBerkebun

October 25, 2011 oleh  
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT

Sanitasi Lahan & Persemaian

Logo Medan BerkebunPada hari Minggu (23 Oktober 2011) telah dilakukan gerakan perdana untuk #MedanBerkebun. Kegiatan yang mengusung misi Ekologi, Edukasi dan Ekonomi ini diinisiasi oleh @mdnberkebun dan diikuti oleh lebih dari 40 orang yang mewakili beberapa komunitas yang ada di kota Medan seperti BloggerSUMUT, AkberMedan, BackSpinClub – DJ Medan, Medan Slanker’s Club dan juga teman-teman dari dunia pendidikan seperti mahasiswa/i dari jurusan Arsitektur dan Pertanian USU.

Agenda #MedanBerkebun disusun untuk berjalan dalam siklus yang lengkap; mulai dari sanitasi lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga nantinya Panen Akbar.

Pada agenda pertama kemarin, kegiatan yang sudah dilakukan adalah pembersihan lahan dan persemaian benih sawi dan pakchoi melalui medium (untuk sistem vertikultur). Selain menggunakan cara-tanam vertikultur, sedang dirancang juga sistem bedeng dan tugal.

Dipimpin oleh Bapak Hajar Suwantoro (dosen Arsitektur USU), Kedepannya, lahan seluas 300m2 tersebut dirancang untuk 5 cluster (bagian lahan) yang akan ditanami beberapa jenis tanaman yang berbeda.

  • Cluster 1 diperuntukkan bagi tanaman jagung manis, tumpang sari dengan kacang tanah, menggunakan sistem tugal
  • Cluster 2 diperuntukkan bagi tanaman kangkung dengan sistem bedeng.
  • Cluster 3 diperuntukkan bagi tanaman bayam dengan sistem bedeng
  • Cluster 4 diperuntukkan bagi tanaman obat seperti jahe
  • Cluster 5 diperuntukkan bagi tanaman sawi dengan sistem vertikultur

Agenda #MedanBerkebun dirancang untuk berlangsung setiap minggu, dengan keberadaan para Penggiat Kebun yang akan selalu memelihara kebun dan juga Sahabat Kebun yang nantinya adalah masyarakat umum yang boleh nimbrung dalam setiap acara berkebun.di Kompleks TASBI 2 Blok V, yang mempergunakan sebuah lahan kosong (kavling tidak terpakai) yang disediakan oleh Pak Cheta Subianto.

Jadi jika berkeinginan untuk ikut dan terlibat sebagai Sahabat Kebun, siapa saja dipersilahkan untuk hadir. Silahkan dibawa anggota keluarga yang ada, mengajarkan anak-anak untuk berkebun juga baik, lho.

#MedanBerkebun
Lokasi: Kompleks TASBI 2 BLOK V
Hari / Jam: Setiap hari Minggu / 16.00 WIB

Draft Naskah Tebet sebagai Acuan Kode Etik Online

September 23, 2011 oleh  
Tersimpan pada Berita

Kebebasan berpendapat via internet menuntut kesadaran para netizens untuk memahami keberadaan hak netizens lain untuk dihormati. Dan sudah lama permasalahan tentang pentingnya kode etik di kalangan blogger (atau pengguna internet lainnya) muncul dan menjadi bahan perbincangan. Pro dan kontra memang selalu muncul, andai saja setiap orang mampu melihat kode etik sebagai sebuah kebiasaan yang patut dipelihara karena nilai-nilai kebaikan yang ada di dalamnya, dan bukan mempertanyakan”kekuatan mengikat”-nya.

Baca selengkapnya

Halaman Selanjutnya »