Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

Makan Tuh Rumput!

September 15, 2008 oleh  
Tersimpan pada Gaya Hidup


Mungkin ini sudah menjadi polemik di sekitar masyarakat kita, apalagi bagi orang yang selalu merasa tidak puas dengan apa yang dimilikinya.

Mungkin juga ini sudah merupakan sifat dasar manusia yang selalu iri melihat keberhasilan atau merasa tidak pernah puas dengan apa yang dia miliki saat ini.

“sudah dikasi…malah pengen minta lebih lagi” begitulah manusia yang selalu melihat “KEATAS” sehingga membuat dia merasa miskin terus, padahal kalau dia melihat disekitarnya masih banyak orang yang tidak seberuntung dia malah bahkan belom mempunyai apapun dalam hidupnya.

Biasanya orang seperti ini selalu melirik kiri kanan, berusaha mencari orang yang melebihi dia dalam hal apapun yang tentunya dia akan berusaha menyamainya baik dalam hal kekayaan, status jabatan, dll… pokoknya sibuk gitu laa, kek orang kurang kerjaan gituh ))
Padahal belom tentu apa yang dia lihat itu adalah Asli atau palsu, dan hal itu bisa menjadi kemungkinan, bukan? D

Dimanapun itu sama saja sebenarnya, karena kita memang ditakdirkan untuk melihat hal2 begitu, dan yang pasti kita akan melihat “LUARNYA” dulu.. mungkin karena itulah muncul istilah “don’t judge a book by its cover” p **artiin sendiri, yak**

Di beberapa media aku pernah baca istilah Mengapa “rumput tetangga kelihatannya lebih hijau”? D
Sebenarnya kalo di jabarkan pengertiannya bisa bermacam-macam, misalnya;

“yahhh…itu mungkin perasaan kamu aja kalee, mungkin aja karena kamu gak pernah puas dgn apa yg kamu miliki, sehingga selalu nengok ke rumah tetangga” P

“Rumah mereka kan ada tukang kebunnya P yang selalu rajin merawat agar rumputnya selalu bagus dan kelihatan menarik D
Menurut saya rumput itu dikatakan hijau atau tidak hanya masalah pilihan saja. Sekarang permasalahannya adalah, kenapa rumput tetangga cenderung kelihatan lebih hijau ? sepertinya itu normal. secara sifat dasar manusia baik itu pria atau wanita memang akan merasa bosan terhadap sesuatu yang sudah rutin di lakukannya, bukan cuma pada hal “rumput”, masalah harta, jabatan dan yang lainnya sama saja.

Mungkin saja rumput kita lebih hijau, atau sama hijau dari rumput tetangga, akan tetapi rumput tetangga terlihat lebih hijau karena kita memandangnya dari jauh.
Jarak sendiri sering menipu pandangan, sebagai contoh Bulan yang terlihat indah dengan sinarnya di malam hari, sebenarnya jika kita lihat lebih dekat, adalah sebuah pemandangan yang tandus dan berlubang-lubang.

Semuanya akan kelihatan lebih jelas apabila dilihat lebih dekat. Hal ini bisa dikaitkan dengan kehidupan yg kita alami didalam keluarga, mungkin keluarga yang lain terlihat lebih bahagia dari kita, tetapi ketika kita mengetahui dari dekat kehidupan mereka, bisa jadi kita akan mengkoreksi pandangan kita, dan menyadari bahwa kita ternyata memiliki kehidupan yang jauh lebih bahagia.

Terlepas dari pernyataan diatas, Lalu kenapa hal ini bisa terjadi..?? -??

Apakah karena ga pernah bersyukur sama rumput sendiri???

karena terlalu perhatian sama rumput tetangga??

karena iri atau ego yang muncul?

karena nggak pernah ngerawat rumput sendiri??

Komentar

Sampaikan pikiran anda...
dan jika anda ingin menampilkan gambar diri anda, silahkan gunakan gravatar!





Spam protection by WP Captcha-Free