Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

Jemaat HKBP Minggu Pagi Pondok Bambu Jakarta, Tuntut Hak

September 9, 2008 oleh Poltak Simanjuntak  
Tersimpan pada Kontribusi

Ketika para utusan sinode HKBP sudah tiba di Seminarium Sipoholon tanggal 1 September 2008, mereka disambut unjuk rasa 70-an jemaat Gereja HKBP Pondok Bambu yang sejak lama merasa tidak mendapat perlakuan yang adil dari Ephorus HKBP. Mereka kesulitan menggunakan gerejanya sendiri untuk beribadah. Surat Keputusan Ephorus HKBP yang lebih memilih berpihak kepada kelompok lainnya di gereja yang sama, memicu protes warga jemaat hingga memilih penyelesaian lewat Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Tuntutannya apa? Supaya mereka mendapat pengakuan yang sama sebagai jemaat di Gereja HKBP Pondok Bambu. Diperlakukan sama oleh pekerja gereja yang konon mendapat penugasan dari Kantor Pusat HKBP – yang dipimpin Bonar Napitupulu itu.

Pengadilan Negeri Jakarta Timur lewat surat keputusannya No. 194/PDT-G/2007/PN-Jaktim, tanggal 21 Agustus 2008, memenangkan jemaat dengan keputusan :

  1. Menyatakan DR. Bonar Napitupulu, dkk telah melakukan tindakan melawan hukum.
  2. Menghukum membayar ganti rugi sebesar Rp. 26.100.000,-

Unjuk rasa ini ternyata tidak berpengaruh, sebab Bonar Napitupulu yang telah melakukan tindakan melawan hukum itu, terpilih juga menjadi Ephorus HKBP untuk periode berikutnya.

Seorang pendeta menuliskan di blognya, “Melihat para pimpinan yang terpilih kemarin, penilaian pribadi saya telah terjadi keseimbangan baru di HKBP. Itu jelas modal besar HKBP untuk melangkah ke masa depan”.

Kalau pernyataan si pendeta ini dipergunakan menjawab tuntutan jemaat HKBP Pondok Bambu, dan berbagai masalah di tubuh HKBP yang hingga saat ini tidak berhasil dijawab, maka yang terbaik dilakukan adalah menunggu sepak terjang pemimpin HKBP yang baru mendapat “kepercayaan” peserta Sinode Godang ke-59 ini.

Atau, justru menimbulkan pertanyaan apakah tuntutan jemaat yang jauh-jauh datang dari Jakarta ini hanya mengada-ada? Atau, semua peserta sinode tidak lagi memiliki nurani untuk mendengarkan jeritan umatnya?

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Add to favorites
  • LinkedIn
  • Live
  • PDF
  • RSS
  • Technorati
  • Tumblr
  • Twitter

Komentar

2 Komentar untuk tulisan "Jemaat HKBP Minggu Pagi Pondok Bambu Jakarta, Tuntut Hak"

  1. Jual PABX / Call Center >> 0815 8518 1961 pada Sat, 29th Aug 2009 16:25 

    Salam kenal…

  2. bahtera mulia pada Sat, 7th Nov 2009 18:50 

    kami yayasan bahtera mulia & bahtera cascet , siap membantu untuk melayani dalam hal diakonia kematian , dan kami siap membantu gereja . karena kami sudah ambil bagian dalam pelayanan ini di HKBP DUREN SAWIT , dan mereka cukup antusias menerima pelayanan kami , itu di karenakan pelayanan kami cukup baik dan bagus ( di dukung oleh orang2 yang berpengalaman di bidang nya masing2 ) semoga kami bisa membantu di gereja HKBP PONDOK BAMBU.
    juga kami sudah perna melayani beberapa jemaat ,melalaui amang tarihoran ,
    maju terus , buat lah sesuatu yang baik buat gereja dan tuhan kita amin.
    http://www.petijenazah.org
    email; bobby_snaga@yahoo.com

Sampaikan pikiran anda...
dan jika anda ingin menampilkan gambar diri anda, silahkan gunakan gravatar!





Spam protection by WP Captcha-Free