Mengintip Bandar Baru Diantara Suguhan Penatapan
December 23, 2012 oleh karimabdul91
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata
Jika kita berjalan menuju kota Berastagi, 10 menit sebelum tiba disana kita akan disuguhi sebuah tempat persinggahan di desa Douluh Pasar yang di warnai dengan ciri khas jagung bakar, Penatapan (secara kata penatapan berarti tempat yang bisa ditatap) itulah sebutan tempat yang kami bahas. Tempat ini berada di Jln. Jamin Ginting Km. 54 Berastagi. Sepanjang pinggiran penatapan terdapat deretan warung-warung yang memamerkan jagung bakar sebagai ciri khas dan warna utama. Dahulu tempat tersebut hanya berupa gubuk -gubuk kecil yang sederhana, setelah revolusi waktu tempat ini sudah berubah menjadi bangunan permanen yang tertata dan tersusun dengan pamplet nama masing-masing warung, biasa mereka tidak lupa menaruh marga mereka di sini, seperti Hosti Ginting dsb. Saya pribadi merasa sulit mengabaikan aroma jagung bakar ini setelah menempuh kelok-kelok, tanjakan panjang dari kota Bandar Baru, Sibolangit. Dengan mengeluarkan kocek 4000 rupiah anda sudah dapat menikmati jagung bakar yang nikmat atau juga memendam dinginnya aroma pegunungan dengan jagung manis yang direbus disini.
| Menikmati hijau sibolangit |
| Menikmati jagung bakar di penatapan |
Scene di sini sungguh membuat mata menjadi “comfortable”, Bandar Baru seperti anai -anai kecil diantara pegunungan Deli Serdang dan Tanah Karo. Tak jauh dari penatapan juga terdapat air terjun Sikulikap, yang menjadi bagian dari wisata Tanah Karo.
| Scene indah di penatapan |
Jika cuaca bersahabat anda bahkan dapat melihat kota Medan secara kontemprorer disini. Selain scene yang indah,satu hal lagi yang menjadi daya tarik adalah munculnya monyet-monyet dan gibbon menunggu jatah dari para pengunjung.
![]() |
| monyet -monyet liar penatapan |
Pada hari libur para pelancong bisa membludak bahkan lebih dari ratusan orang perhari. Sungguh di sayangkan jika kita dari Medan ke Berastagi harus melewati begitu saja tanpa duduk sejenak di tempat ini. Inilah estafet pertama menuju tempat pariwisata Tanah Karo.






HeruLS pada Fri, 28th Dec 2012 1:04
Wah-wah, sedap kali nampaknya makan jagung sambil menikmati kesejukan dan pemandangannya ya.