Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

Percikan Air Sipiso-Piso

February 9, 2010 oleh riyanthi  
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata

Air Terjun Sipiso-piso

Takjub adalah kalimat pertama yang terlintas, ketika tiba di lokasi air terjun Sipiso-piso, sungguh indah. Bayangkan, sebuah air terjun yang mengalir deras, terdapat dataran yang subur ditanami tumbuh-tumbuhan dan deretan pegunungan di atasnya.

Saat memandang ke kiri air terjun, kita akan menemukan panorama Danau Toba yang menawan. Air danau yang tenang, yang sangat kontras dengan kucuran deras air terjun.

Air terjun Sipiso-piso merupakan kawasan wisata yang terletak tidak jauh dari pemukiman masyarakat Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Air terjun ini berada di ketinggian kurang lebih 800 meter dari permukaan laut (dpl) dan memiliki ketinggian sekitar 360 kaki.

Pemandangan Danau Toba

Rasa penasaran mengajakku untuk turun, melewati jalan dan tangga yang berliku dan terjal. Dari kejauhan saja air terjun ini sudah menawan. Berjalan dan berjalan terus, meski terik matahari sudah membakar sebagian energiku.

Akhirnya, kaki yang sudah gemetaran dan peluh yang sudah berjatuhan memang sebanding dengan keindahan yang didapatkan sesampainya di bawah, di lokasi jatuhnya air terjun.

Sopo Silindung

Asal Usul Danau Toba

February 9, 2010 oleh alibaba  
Tersimpan pada Sejarah dan Budaya

Di Sumatera Utara terdapat danau yang sangat besar dan ditengah-tengah danau tersebut terdapat sebuah pulau. Danau itu bernama Danau Toba sedangkan pulau ditengahnya dinamakan Pulau Samosir. Konon danau tersebut berasal dari kutukan dewa.

Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar.

Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani.

“Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.

Setelah sampai di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis cantik jelita bersama petani tersebut. “Dia mungkin bidadari yang turun dari langit,” gumam mereka. Petani merasa sangat bahagia dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka menyebarkan sangkaan buruk yang dapat menjatuhkan keberhasilan usaha petani. “Aku tahu Petani itu pasti memelihara makhluk halus! ” kata seseorang kepada temannya. Hal itu sampai ke telinga Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja.

Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia mempunyai satu kebiasaan yang membuat heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga dapat dimakannya sendiri.

Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!” kata Petani kepada istrinya. “Syukurlah, kanda berpikiran seperti itu. Kanda memang seorang suami dan ayah yang baik,” puji Puteri kepada suaminya.

Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan!”, umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu.

Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir.

SUMBER : ICT WATCH BY= KING ALIBABA

Pesta Danau Toba 2009

October 8, 2009 oleh ndro  
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata

Pesta Danau Toba 2009, pesta yang digelar setiap tahunnya di Kota Parapat ini telah dimulai. Serangkaian acara pameran, lomba, dan kejuaraan telah dipersiapkan oleh panitia untuk kembali mensukseskan Pesta Danau Toba tahun ini. Pesta Danau Toba diutamakan untuk menonjolkan Kesenian, Budaya dan Tradisi Sumatera Utara.

Pesta Danau Toba 2009

Pesta Danau Toba 2009

Rangkaian Pesta Danau Toba 2009 akan berlangsung meriah pada tanggal 7-11 oktober 2009. Acara  yang bertujuan untuk memajukan potensi parawisata Danau Toba secara khusus dan Sumatera Utara secara umum mengambil tempat di kota wisata Parapat. Rangkaian acara Pesta Danau Toba 2009 meliputi acara pembukaan di hari pertama disusul dengan beragam pameran dan festival budaya dan pada hari kelima akan ditutup dengan sebuah acara penutupan.

Upacara Pembukaan akan digelar pada tanggal 7 Oktober 2009 yang bertempat di Panggung Utama Parapat. Pada akhir perayaan, akan diadakan sebuah acara penutupan pada tanggal 11 Oktober 2009 di tempat yang sama.

Baca selengkapnya

KopDar With Artis Batak

September 21, 2008 oleh Adieska™  
Tersimpan pada Warna Warni

Guys… Setelah bulan Mei 2008 lalu aku berkenalan dengan artis batak, maka hari kamis 18 September 2008 yang lalu tiba saatnya bagiku untuk Kopdaran alias bertatap muka dan ngobrol ngalor ngidul langsung dengan si artis batak yang bernama Yohanna M. Nainggolan a.k.a JoJo a.k.a Yoan ini. Huehehehe… Bagi kamu-kamu yang belum tau siapa Jojo, silahkan dibuka dulu postinganku yang berjudul berkenalan dengan artis batak karena disitu kamu akan mendapatkan sedikit gambaran tentang doi. Apa??? Malas bukanya??? OK deh aku kasih gambaran singkatnya… si Jojo ini salah satu penyanyi yang ikutan digaet Bang Viky Sianipar untuk album Toba Dream 3. Geetoo guys… D Silahkan juga kunjungi blognya untuk kenal lebih jauh dengan Jojo D

On this post, I would like to say thanks a bunch to Jojo karena mau ketemuan dengan orang biasa, seorang penjaga warnet seperti diriku. Absolutely an honor for me to meet and greet with an artist like you P Gile aja… Seumur-umur baru kedua kalinya gue ketemuan dan sempat ngobrol ama artis. Dulu waktu masih cencen pernah ketemu, ngobrol2 sebentar dan photo2 ama Mus Mujiono and the family di Parapat, Danau Toba pas mereka take a vacation. Eh dari blogging ternyata bisa ketemuan dengan artis lagi. Hehehehe… ;)

Kesan saat ketemuan ama JoJo gimana??? Hm… Terus terang si Jojo ini sangat jauh dari yang namanya sombong dan orangnya asik bangget. Bagaimana selama ini kami menjalin komunikasi via jasanya YM, begitu pula lah si Jojo aslinya. Yah… Walaupun apa yang ada di benakku tentang si Jojo ternyata beberapa nggak terbukti, tapi Jojo tetap asik… Hidup Jojo… D Emang apaan yang nggak terbukti??? Huahahaha… Sumpeh guys… Sebelum ketemuan, gue kirain si Jojo orangnya tinggi, eh ternyata nggak tinggi2 amat alias standard gadis batak D

Si Jojo juga kaget pas ketemu ama aku karena ternyata aku katanya nggak nampak seperti foto yang pernah dilihatnya yang mirip dengan Tom Cruise (Huahahahaha… Narsis…). Elo juga sih Jo… Kan dari kemaren udeh gue bilang kalo gue tuh lebih mirip ama Fred Durst… Itu loh, vokalisnya Limp Bizkit atau kalo pas rambut lagi agak ikal, paaaaaaaasss banget kayak der letze revolutionar, Che Guebanget Guevara (Huahaha… Nggak sadar diri… Pletak!!!). Kidding-kidding guys… P Aku katanya genduuut banget. Huehehehe… Iya Jo… 3 bulan ini berat badanku meroket naik cukup tajam sehingga menghasilkan buntalan-buntalan lemak disana-sini D Dampak jangka panjang dari jaga warnet yang kebanyakan duduk dan nggak pernah olahraga neh P

So, apa aja yang kami lakukan??? Yah seperti biasa guys… Jika dua orang yang berlawanan jenis saling bertemu, setelah ketemuan sangking terpesonanya kami tatap-tatapan lamaaa banget. Wkwkwkwkwkwk… Boong… Boong banget ini mah… Kidding ya amparaku D Jojo udah nggak available lagi guys… Jojo dah punya cowok dan cowoknya si Jojo ini Musisi handal dibalik layar kebanggaan Indonesia. Abangku sekaligus amparaku, Alvin Lubis (Diizinkan promosinya ya pra…). Enough… Kembali ke Laptop… Tapi Laptopnya masih dipenjem om Tukul. So, kembali ke topik aja deh D Kami cuma sekedar jalan-jalan pusing-pusing keliling-keliling Medan yang kata Jojo udah berubah banget ya Jo. Ya iyala, masa ya iya dong… Ananda aja Mikola bukan Mikodong. Wkwkwkwkwk… Pinjem kamusnya ya bang Goenz P

Pusing-pusingnya Keliling-kelilingnya ngapain aja sih??? Hm… Tenang-tenang… Santai aja… Sumpeh… Saya bakalan ceritain kog P OK… Keliling-kelilingnya nganterin Jojo Upgrade komputernya di Medan Fair Plaza. Eh sialnya baru sehari dipake ngenet dengan bantuan akses IM2 langsung kena virus ya Jo. Sori yak… Kemarin gue nunggu2 YM loe OL, eh malah keasikan chat dengan yang lain sekalian buat2 review sehingga terlupakan untuk menjawab permasalahanmu. Secepatnya kukirim via email ya Jo. Untuk tips adsense dan reviewnya nyusul yak. Tapi tips-tipsnya versi pemula loh Jo… Harap maklum, ilmu ane masih cetek banget soal-soal beginian.

Trus-trus ngapain lagi??? Setelah beranjak dari Medan Fair Plaza, kami ke Graha Telkom buat daftar baru Speedy. Setelah itu makan di Food Court Cabe Rawit Sun Plaza. Huehehehe… Jadi malu… Mosok awak yang anak medan, eh malah situ yang nraktir sih Jo… Berarti nanti kalo awak merantau ke Jakarte, giliran ane yang nraktir ente ya Jo. Catet… P

Wel… Itu aja deh kayaknya yang bisa aku ceritain… Mungkin masih banyak yang kelupaan. Tapi nggak mungkin juga kan kalo semuanya ditulis. Nanti pada bosen lagi bacanya D Once again, thanks buat Jojo… Semoga sukses dengan rencananya yang akan segera merilis Album Rohani bersama Bang Alvin dan rencananya untuk Sekolah Design dan Mode untuk Halakhita dot netnya. God bless sista…

Oh, Pulo Samosir

September 4, 2008 oleh Poltak Simanjuntak  
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata

Perjalanan ke Pulo Samosir via Tele, selain membutuhkan kehati-hatian yang cukup ekstra, juga harus memastikan kondisi kenderaan yang ditumpangi. Tikungan menurun tajam dengan batuan besar di sisi kiri jalan dan lembah curam di sebelah kanan. Godaan untuk menikmati pemandangan yang memang sangat menarik, bisa berakibat buruk bagi keselamatan perjalanan.  Cara terbaik, berhenti saja di Tele Tower, nikmati pemandangan, setelah puas, lanjutkan perjalanan.

Lekukan jalan menuju Pulau Samosir via Tele, di kejauhan tampak Pusuk Buhit yang diyakini
sebagai asal muasal Batak.

Mau puas memandang Pulau Samosir, Pusuk Buhit dan Danau Toba, naik aja ke Tele Tower.
Sebelum pulang jangan lupa bayar retribusi Seribu rupiah per orang.

Tano Ponggol, sungai buatan yang memisahkan Pulau Sumatera dengan Pulau
Samosir, sehingga Samosir sah menjadi sebuah pulau.

Hamparan persawahan dengan latarbelakang Hot Spring, serta Air Terjun yang hanya mengalir
ketika hujan.