Tour Jelajah, Bukit Kapur Kawah Dolok Tinggi Raja
October 10, 2011 oleh dinneno
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata
Hari minggu tanggal 11 September 2011, saya bersama sekitar 35 orang lainnya melakukan perjalanan ke Bukit Kapur Tinggi Raja di Kabupaten Simalungun. Seluruh rombongan berkumpul di Stadion Teladan Medan jam 6 pagi sekalian sarapan bersama. Perjalanan itu sendiri dimulai sekitar jam 8 pagi yang dimulai dengan sesi foto bersama. Ngitungin kendaraan yang akan berangkat, ternyata jumlah kendaraan yang berangkat ada 19 kereta (kereta = motor) dan 1 mobil offroad untuk mengangkut logistik. Sebenarnya peserta yang mendaftar cukup banyak, namun pada hari H banyak yang tidak bisa ikut pergi karena satu dan lain hal.
Bukit Kapur Tinggi Raja ditempuh dengan perjalanan sekitar 3-4 jam perjalanan dari kota Medan dengan kecepatan rata-rata 40-50 km/jam. Saya bersama rombongan sampai di lokasi tepat jam 12 siang setelah ada beberapa insiden kecil dijalan seperti ada beberapa orang yang terpisah dari rombongan, itu wajar dalam perjalanan panjang. Perjalanan ini dipimpin oleh Bang Yovie dari Tim Jelajah Sumut yang memang hobinya nyari lokasi-lokasi wisata di Sumut yang masih segar (belum terekspose secara luas). Jalur yang dilewati beragam, ada jalur mulus, jalur sedikit berbatu, sampai jalur ekstreme yang khusus untuk kendaraan adventure. Rombongan ini sendiri malah banyak yang pakai motor bebek dan matic, walhasil cukup menguras tenaga untuk melewati jalur-jalur ekstreme tadi.
Hutan Wisata Deleng Lancuk
December 1, 2008 oleh Adieska™
Tersimpan pada Potensi dan Pariwisata

Hutan Wisata Deleng Lancuk
Hutan Wisata Deleng Lancuk adalah nama sebuah bukit yang berada didalam kawasan Hutan Sibayak II (Sinabung) dengan luas 435 Ha. Termasuk Danau Lau Kawar telah ditunjuk menjadi TWA sesuai dengan SK Menteri Kehutanan No.08/Kpts/II/1989 tanggal 6 Pebruari 1989. secara administratif pemerintahan kawasan hutan wisata ini terletak di Desa Lau Kawar Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Daerah Tingkat II Tanah Karo. Untuk menuju lokasi ini dapat ditempuh dari Medan melalui Kabanjahe ± 1 1/2 jam, selain itu dapat juga ditempuh dari Kota Pematang Siantar melewati pinggiran Danau Toba yang sudah tentu membuat perjalanan ini mengasyikkan.
Potensi TWA Deleng Lancuk:
Flora Fauna
Potensi flora/tumbuhan yang terdapat dikawasan TWA Deleng Lancuk didominasi oleh jenis keliung (Quercus sp), Castanopsis sp dan jenis ficus. Pada pingggiraan danau (tebing) banyak dijumpai berbagai jenis anggrek pohon dengan bunga-bungaan yang indah. Sedangkan fauna yang dapat kita jumpai antara lain: Rusa rawa (Cervus unicolor), Owa (Hylobates moloch), Musang (Paradoxumus hermaprodicus), Kambing hutan (Naemorhaedus sumatrensis) dan Burung Enggang (Buceros sp).
Wisata
Hutan Wisata Deleng Lancuk dan Danau Kawar memiliki potensi kepariwisataan yang sangat tinggi berupa kombinasi antara pepohonan berbuah dengan danau yang berair jernih. Disamping itu keadaan cuaca sejuk yang dipengaruhi oleh hembusan angin pegunungan segar membuat perasaan kita bila berada di lokasi ini semakin nyaman. Selain itu dilokasi ini juga terdapat sarana dan prasarana yang memadai sehingga lokasi ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing untuk berbagai kegiatan pariwisata alam.







