Uji Coba Jaringan Long Term Evolution Telkomsel
June 21, 2010 oleh Nich
Tersimpan pada Teknologi Informasi
Pada hari Senin (21/06/2010), perwakilan komunitas BloggerSUMUT mendapat kesempatan untuk hadir dan menyaksikan uji coba jaringan Long Term Evolution (LTE) Telkomsel yang merupakan tulang punggung layanan komunikasi dan data 4G. Bertempat di Ball Room 3, Hotel Aryaduta – Medan, seluruh peserta membuktikan kemampuan koneksi Telkomsel yang sukses menembus angka 42 Mbps.
Uji coba dilakukan dengan 3 cara, yaitu:
- Video Streaming
Trailer film Ironman 2 (dalam kualitas High Definition) benar-benar berjalan seolah sedang memutar file yang tersimpan di local disk; cepat, tanpa proses buffering. - Google Earth
Kasubdis Pos dan Telekomunikasi Bainfokom Sumut, Gelora Viva Sinulingga secara langsung mencoba layanan Google Earth untuk melihat salah satu stadion tempat pelaksanaan Piala Dunia 2010. Proses navigasi berjalan tanpa gejala “tersendat” bahkan dalam mode 3D - Online Gaming
Anggota BloggerSUMUT (Nicholas Sihotang) mendapat kesempatan beserta anggota komunitas Telkomsel lainnya untuk adu balap secara online. Benar-benar pengalaman yang mengasyikkan karena permainan berjalan tanpa keluhan koneksi nge-lag (sesuatu yang menjadi momok bagi banyak gamers selama ini).
Uji coba ini dilakukan secara serentak di 3 kota yaitu Medan, Jakarta dan Denpasar. Walaupun sebenarnya Jakarta dan Bandung sudah melangkah lebih maju, dengan kemampuan data hingga 100Mbps, tapi cukup membanggakan juga karena kota Medan terpilih sebagai satu dari beberapa kota yang mendapat dukungan layanan LTE ini.
Saat ini memang baru satu titik di kota Medan yang mendapat coverage untuk layanan ini, yaitu di Hotel Aryaduta (Jalan Kapten Maulana Lubis No. 8 ) tetapi ke depannya, Telkomsel merencanakan akan menambah titik layanan hingga 33 titik; demikian ujar Bapak Mirza Budiwan selaku VP Telkomsel Sumatera Area.
Memang jika dipikir-pikir, koneksi dengan pita data sebesar itu mungkin ‘berlebih’ untuk digunakan sebagai fasilitas koneksi internet seorang blogger. Tetapi jika dikaitkan dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, pencapaian ini tentunya mendorong perkembangan industri telekomunikasi seluler di Indonesia untuk menjadi lebih baik, khususnya dalam memasuki era layanan mobile broadband. Nah, ini berarti ke depan kualitas koneksi internet (via mobile broadband access) pun akan baik, sehingga blogger juga akan memperoleh kesempatan yang lebih baik dan tentunya lebih murah untuk melakukan aktifitas online-nya.
Mengutip tulisan terkait berita ini (Sumber: Kompas Tekno)
Saat ini perkembangan mobile broadband masih pada initial stage, di mana teknologi yang dimanfaatkan masih berbasis 3G, yang telah berevolusi ke HSDPA/HSUPA dan HSPA+. Teknologi tersebut terus berevolusi ke Dual Carrier HSPA+ (42Mbps), Multi Carrier (84Mbps), dan Multi Carrier yang didukung antena Multiple Input Multiple Output (MIMO) 2×2 (168 Mbps).
Sementara di sisi lain teknologi baru seperti LTE juga mulai tersedia, di mana baik LTE dan LTE Advance menawarkan kapasitas dan kualitas melebihi HSPA+. Dengan LTE, layanan data dapat diakses dengan kecepatan hingga 172 Mbps, sementara LTE Advance menawarkan kecepatan hingga 300Mbps, 600Mbps, bahkan 1 Gbps dengan teknologi Multi Carrier dan MIMO 4×4.
Nonton Bareng Film Sang Pemimpi
December 21, 2009 oleh Nich
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT
Telkomsel mengundang rekan-rekan anggota BloggerSUMUT untuk Nonton Bareng film Sang Pemimpi.
Hari/Tanggal: Rabu / 23 Desember 2009
Tempat: SUN Plaza
Pukul: 09.00 WIB
Undangan ini bersifat terbatas untuk 10 orang anggota BloggerSUMUT yang sudah mengaktifkan NSP Telkomsel “Sang Pemimpi” untuk konfirmasi silahkan menuju Form Kontak, dengan mengisikan pada bagian Pesan keterangan sebagai berikut:
- Nomor Telepon / HP yang bisa dihubungi
- NSP yang sudah diaktifkan
Pada kesempatan tersebut akan datang juga para artis pendukung film, jadi bagi yang berminat dan punya kesempatan, segera daftarkan diri anda dengan mengirimkan pesan seperti yang diinstruksikan di atas. Semakin cepat, semakin baik karena tempat terbatas.
Sebagai informasi tambahan, berikut adalah daftar beberapa Ring ID NSP “Sang Pemimpi” yang disediakan oleh Telkomsel:
Laporan Buka Bersama BloggerSUMUT 2009
September 15, 2009 oleh realylife
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT
Kemarin sudah kita undang semua anggota BloggerSumut untuk bergabung di acara Buka puasa bersama BloggerSumut di Namira School daerah Tanjung Sari tanggal 13 September kemarin, Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan sukses.
Dapat dimaklumi kehadiran dan partisipasinya, mengingat ada banyak hal yang harus dimaklumi. Sekitar 12 orang panji laskar BloggerSUMUT menghadiri acara tersebut.
Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gunawan selaku anggota BloggerSumut yang sudah sudi menjadi tuan rumah dengan menyediakan makanan dan minuman. Ada ayam goreng, sop daging, tempe goreng, es campur dan goreng-gorengan. Jadi bagi yang belum bisa hadir dipastikan menyesal sekali ( harapannya akan ikutan hadir pada gelaran halal bi halal yang Insya Allah akan diadakan 2 minggu setelah hari raya Idul Fitri, plus agenda buka puasa bersama tahun depan, Insya Allah.)
Pada acara tersebut juga dibagikan undangan untuk menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar oleh Telkomsel di Hotel Tiara Medan pada tanggal 14 September 2009 kemarin. Pada acara tersebut, Telkomsel mengundang sekitar 2000 anak yatim dengan bintang tamu Opick dan Ustadz Ahmad Al-Habsy.
Nach ini dia dokumentasinya:
- BloggerSUMUT di acara Buka Bersama
- Peserta BuBar BS di Namira
- Foto Peserta Acara Buka Bersama BS
- Foto Bersama Anggota BS di acara Buka Bersama Telkomsel dan Anak Yatim
- Para anggota BS di tengah acara Buka Bersama Telkomsel
- BloggerSUMUT di acara Buka Bersama Telkomsel
- Buka Bareng BS dan Telkomsel di Tiara
Sekali lagi BloggerSumut mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan anggota sekalian yang sudah sudi datang dan berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh komunitas BloggerSumut.
Kalau ada yang ingin menambahkan foto-foto terkait dipersilahkan. Komentarnya juga ditunggu. Saran untuk acara Halal bi Halal juga ditunggu di sini. Insya Allah, bloggersumut.net ini akan terus diupdate, jadi sering-seringlah berkunjung ke sini supaya tidak ketinggalan informasi dan melewatkan agenda yang diselenggarakan oleh komunitas BloggerSumut ini.
Berita terkait soal Buka Bersama BloggerSumut di Sekolah Namira juga bisa dilihat di sini.
Akhir kata, Komunitas BloggerSumut mengucapkan
Selamat menjalankan ibadah puasa kepada yang menjalankannya dan selamat menyambut Idul Fitri 1430 H, semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.
Viva BloggerSumut
Ditulis oleh : Ahmad Said
Peringatan HUT ke-14, Telkomsel Mengadakan Lomba Nge-blog
May 26, 2009 oleh Nich
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT
Ini bukan kali pertama Telkomsel mengakui eksistensi blogger Indonesia, setelah sebelumnya mengadakan serangkaian acara dengan Komunitas BloggerSUMUT seperti Workshop untuk Blogger dan juga acara Launching Komunitas Blogger Telkomsel. Kali ini Telkomsel ingin berbagi kegembiraan dalam peringatan Hari Ulang Tahun Telkomsel yang ke-14 melalui tarian jari para blogger di atas keyboard.
Telkomsel yang merupakan salah satu perusahaan operator seluler Indonesia, melalui komunitas blogger Telkomsel Blogger Community bekerjasama dengan BloggerSUMUT dan Aceh-Blogger mengusung lomba nge-blog yang pendaftarannya sudah dimulai pada tanggal 26 Mei 2009. Tentunya lomba ini juga memiliki berbagai hadiah menarik untuk dimenangkan.
Untuk detil lebih lanjut, silahkan klik banner di atas.
Ayo blogger-blogger Indonesia, tunjukkan eksistensi mu!
Acara Grand Launching Tblog Community
February 23, 2009 oleh parlin sinaga
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT
Jumat malam kemarin sekitar pukul 19.30 Wib, acara launching TBlog Community akhirnya dilaksanakan di Center Piece Merdeka Walk, Medan. Kita bloggerSUMUT beserta blogger-blogger yang mayoritas berada di Medan, turut hadir dalam acara kemarin. Hal ini juga menandakan bahwa Tblog Community atau Telkomsel Blogger Community telah resmi berdiri.
Acara yang dihadiri oleh lebih dari 82 blogger ini cukup meriah dan seru. Acara ini juga dihadiri oleh Pihak Manajemen dari Telkomsel, diantaranya adalah Manager Grapari Medan, Pak Kurnia Hadhi, dan Manager PCM (Preferred Customer Management) Sumbagut Bu Elly Susilawaty serta Pak Gelora Viva Sinulingga dari Kabid Program Infokom Provsu.
Acara yang dimulai dengan Kata Sambutan dari mas Said yang mewakili bloggerSUMUT, Pak Hadhi dari Telkomsel, dan Pak Gelora dari bainfokomsumut akhirnya dilanjutkan hingga ke puncak acara yakni grand launching tblog community. Tblog community ini akhirnya diresmikan oleh bapak Gelora Viva Sinulingga dari Kabid Program Infokom Provsu.

Dalam acara puncak ini juga, telkomsel sebagai media partner bloggersumut menyerahkan sebuah modem kepada bloggersumut melalui ketua Ahmad Said. Setelah acara peluncuran tblog community, acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab antara blogger dengan telkomsel dan pihak pemerintah.

Dalam sesi tanya jawab ini juga, Pak Gelora Viva Sinulingga (kiri) berpesan kepada kita blogger-blogger agar kiranya bisa menjadi seorang blogger sehat dalam artian tidak mempublikasikan content fornografi, menyebarkan software secar ilegal dan SARA.

Yang paling serunya adalah kita blogger yang ada diacara bisa melihat secara langsung teman-teman yang ada di Siantar melalui Video Call yang dibawakan oleh bapak Gelora Viva Sinulingga.
Akhirnya, sekitar pukul 22.00 Wib, acara ini berakhir dan semua blogger saling beramah tamah dan saling berbaur dengan blogger lainnya.
Telkomsel Blogger Community dan Citizen Journalism
Awal Tahun 2008. Saya tidak ingat persis tanggalnya tapi sekitar bulan Januari. Saya menghubungi Riza, mantan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera (UMSU) untuk membuat sebuah website yang mengusung prinsip citizen journalism. Setahun sebelumnya, saya memang sudah menggandrungi beberapa wesbite atau blog citizen journalism yang bertebaran.
Saya mengajak Riza karena saya tahu dia punya hobi yang sama dengan saya dalam hal mengutak-atik website. Awalnya, saya bersama Riza merancang nama untuk website citizen journalism yang akan kami buat. Saya mengusulkan sejumlah nama seperti Mentiko.com. Riza tidak setuju. Dia mengusulkan nama Tekongan.com.
Setelah bertemu beberapa kali, kami kemudian menyepakati untuk membuat sebuah website dengan alamat www.tekongan.com. Alasannya sederhana saja. Tekongan itu bahasa asli Medan.
“Cocok nama itu bang. Sudahlah itu saja,” kata Riza mendesak saya.
“Yakin kau itu bahasa Medan?” Saya.
“Ya iya lah. Sudah pas itu,” tegas Riza lagi.
Maka setelah itu saya membangun sebuah website berbasis content management system (CMS) Joomla. Saya membangun website ini sambil belajar. Istilahnya learning by doing saja. Kebetulan saya juga yang membuat website UMSU (www.umsu.ac.id), sehingga punya sedikit pengalaman mengelola website berbasis Joomla.
“Website ini akan kita persembahkan untuk kemajuan masyarakat Medan,” kata saya pada Riza.
Dia tampak bersemangat. Tekongan.com memang akan lebih menekankan informasi-informasi yang ditulis dan dirasakan oleh masyarakat. Saya sudah lama meyakini, media-media non mainstream seperti web yang mengusung konsep citizen journalism akan berkembang. Hingga kini website Tekongan.com masih bisa diakses. Perkembangannya pun semakin baik dengan ditunjukkan dengan semakin meningkatnya pengaksesnya.
20 Februari 2009, bertempat di Merdeka Walk Medan, saya menghadiri launcing Telkomsel Blogger Sumut. Saya sudah bergabung dengan komunitas Blogger Sumut sejak 5 bulan lalu. Komunitas ini saya nilai sangat positif untuk mengembangkan dunia information communication technology (ICT) di Sumut. Maka itu, saya sangat mendukung komunitas Blogger Sumut ini. Malam ini, saya bersama sekitar 80 anggota komunitas Blogger Sumut berkumpul untuk meresmikan di launchingnya komunitas Telkomsel Blogger Community.
Said, Ketua Blogger Sumut dalam sambutannya mengatakan bahwa komunitas ini bertujuan untuk mengembangkan citizen journalism. Dia juga meyakini, blog akan bisa membantu menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Saya gembira mendengar sambutan dari Said. Dia tampak bersemangat.
Malam ini, usai mendengarkan Said menyampaikan pidatonya mewakili Blogger Sumut yang bersemangat, saya langsung ingin menulis. Dari situs mesin pencari google saya kemudian menemukan beberapa tulisan tentang citizen journalism. Dari website rumahkiri.net saya menemukan sebuah tulisan menarik berjudul Citizen Journalism, Sebuah Fenomena. Disana disebutkan bahwa sebenarnya istilah citizen journalism sudah lama dikenal namun dengan beda-beda istilah. Namun spiritnya tetap sama dengan public journalism atau civic journalism yang terkenal pada tahun 80-an. Yaitu, perkara bagaimana menjadikan jurnalisme bukan lagi sebuah ranah yang semata-mata dikuasai oleh para jurnalis.
Lantas, apa bedanya fenomena public journalism dengan istilah citizen journalism sekarang ini? Menurut website ini, ada perbedaanya. Perbedaannya, itu terletak pada kemajuan teknologi media sehingga semangat partisipatoris yang melibatkan publik dalam mendefinisikan isu semakin terakomodasi.
Selain itu, kemajuan teknologi media membuat akses publik untuk memasuki ranah jurnalistik semakin terbuka. Semangatnya, sekali lagi, tetap sama. Yaitu, mendekatkan jurnalisme pada publiknya.
Maka itu saya berpendapat pada dasarnya, tidak ada yang berubah dari kegiatan jurnalisme yang didefinisikan seputar aktivitas mengumpulkan, mengolah, dan menyebarluaskan berita. Citizen journalism pada dasarnya melibatkan kegiatan seperti itu.
Hanya saja, kalau dalam pemaknaan jurnalisme konvensional yang melakukan aktivitas tersebut adalah wartawan, kini publik juga bisa ikut serta melakukan hal-hal yang biasa dilakukan wartawan di lembaga media. Karena itu, Shayne Bowman dan Chris Willis lantas mendefinisikan citizen journalism sebagai “…the act of citizens playing an active role in the process of collecting, reporting, analyzing, and disseminating news and information“.
Ada beberapa istilah yang dikaitkan dengan konsep citizen journalism. Public journalism, advocacy journalism, participatory journalism, participatory media, open source reporting, distributed journalism, citizens media, advocacy journalism, grassroot journalism, sampai we-media.
Civic journalism, menurut Wikipedia, bukan citizen journalism karena dilakukan oleh wartawan walau pun semangatnya tetap senada dengan public journalism, yaitu (lebih) mengabdi pada publik dengan mengangkat isu-isu publik. Citizen journalism adalah bentuk spesifik dari citizen media dengan content yang berasal dari publik. Di Indonesia, istilah yang dimunculkan untuk citizen journalism adalah jurnalisme partisipatoris atau jurnalisme warga.
J.D. Lasica, dalam Online Journalism Review (2003), mengategorikan media citizen journalism ke dalam 6 tipe:
- Audience participation (seperti komenter user yang diattach pada kisah-kisah berita, blog-blog pribadi, foto, atau video footage yang diambil dari handycam pribadi, atau berita lokal yang ditulis oleh anggota komunitas).
- Situs web berita atau informasi independen (Consumer Reports, Drudge Report).
- Situs berita partisipatoris murni (OhmyNews).
- Situs media kolaboratif (Slashdot, Kuro5hin).
- Bentuk lain dari media ‘tipis’ (mailing list, newsletter e-mail).
- Situs penyiaran pribadi (situs penyiaran video, seperti KenRadio).
Ada dua hal setidaknya yang memunculkan corak citizen journalism seperti sekarang ini. Pertama, komitmen pada suara-suara publik. Kedua, kemajuan teknologi yang mengubah lansekap modus komunikasi.
Public journalism acap dikaitkan dengan konsep advocacy journalism karena beberapa media bergerak lebih jauh tidak saja dengan mengangkat isu, tetapi juga mengadvokasikan isu hingga menjadi sebuah ‘produk’ atau ‘aksi’—mengegolkan undang-undang, menambah taman-taman kota, membuka kelas-kelas untuk kelompok minoritas, membentuk government watch, mendirikan komisi pengawas kampanye calon walikota, dan lain-lain.
Public atau citizen journalism juga dikaitkan dengan hyperlocalism karena komitmennya yang sangat luarbiasa pada isu-isu lokal, yang ‘kecil-kecil’ (untuk ukuran media mainstream), sehingga luput dari liputan media mainstream.
Public journalism dengan model seperti ini mendasarkan sebagian besar inisiatif dari lembaga media. Kemajuan teknologi dan ketidakterbatasan yang ditawarkan oleh Internet membuat inisiatif semacam itu dapat dimunculkan dari konsumen atau khalayak. Implikasinya cukup banyak, tidak sekadar mempertajam aspek partisipatoris dan isu yang diangkat.
Kembali ke soal Telkomsel Blogger Community, saya kemudian berpikir-pikir, rupanya Telkomsel menginginkan adanya sinergi dengan publik, khususnya blogger Sumut. Sinergi ini bisa saja dengan banyaknya blog yang nantinya akan menulis tentang Telkomsel. Repotnya dan ini tentunya yang harus diantisipasi jika kenyataanya, para blogger menulis hal-hal buruk. Saya mahfum jika nanti pihak Telkomsel akan sibuk merespon berbagai tulisan “miring” tentang Telkomsel. Atau mungkin Telkomsel bisa saja mengabaikan apapun yang ditulis para blogger dan menganggapnya sebagai kritik membangun. Tapi, ya itu, kini memang zamannya citizen journalism. Siapa saja bisa menulis tentang apa saja. Selama itu bisa dipertanggungjawabkan. Ya, kan!
Aulia Andri, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Medan
Launching Komunitas Blogger Telkomsel
February 13, 2009 oleh Nich
Tersimpan pada Agenda BloggerSUMUT
Telkomsel sebagai sebuah perusahaan yang menyediakan jasa komunikasi dan teknologi, kini telah membentuk sebuah komunitas blogger yang diberi nama t-blog community. Sebagai bentuk peresmiannya, Telkomsel akan mengadakan sebuah acara yang diselenggarakan pada
| Tanggal | : | 20 Pebruari 2009 |
| Tempat | : | Merdeka Walk, Medan |
| Waktu | : | Pukul 19.00 – 22.00 |
Jika anda adalah seorang blogger dan anda adalah pengguna layanan Telkomsel, maka anda bisa mengikuti acara ini dan mendapatkan merchandise plus acara hiburan secara cuma-cuma. Bagi yang berminat, silahkan isi Form Pendaftaran yang telah disediakan. Pendaftaran hanya untuk 85 orang peserta dan pendaftaran akan ditutup pada tanggal 16 Pebruari 2009.


















