Sindikasi: Subscribe to Blogger SUMUTBeritaSubscribe to Blogger SUMUTKomentar

10 Tips Memilih Ikan Discus

April 12, 2009 oleh alibaba  
Tersimpan pada Warna Warni

10 Tips Memilih Ikan Discus

Ikan discus sebagai rajanya ikan air tawar menarik banyak akuaris maupun orang awam untuk memeliharanya. Selain bentuk, warna, dan coraknya yang menarik, harganya yang mahalpun menjadi salah satu daya tarik untuk memeliharanya. Namun memelihara terutama untuk memilih calon bibit yang baik tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Untuk mendapatkan discus yang baik tentulah harus mendapatkan bibit yang baik. Oleh karena itu seorang hobies terutama pemula harus jeli dalam memilih ikan. Kesulitan terbesar yang dihadapi oleh pemula adalah kurangnya pengetahuan mengenai kualitas discus yang baik. Banyaknya jenis discus, terutama nama-nama yang berlainan untuk satu jenis discus ikut membuat pemula ini semakin bingung.

Berikut tips untuk memilih discus yang baik, diantaranya;

1. Warna kulit yang cerah, tidak berselaput ataupun mengeluarkan lendir yang berlebihan. Warna kulit yang mengkilap/hitam menandakan kondisi discus yang tidak sehat. Garis hitam vertical/stress bar yang sangat menyolok/tegas menandakan discus dalam kondisi stress yang berat. Jumlah garis ini berbeda-beda menurut varian ikan. Biasanya berjumlah antara 7-18 bar. Stress bar ini tidak menentukan sakit tidaknya seekor discus, tetapi sebagai parameter kondisi discus akibat kaget, atau kondisi lingkungan yang tidak cocok bagi discus. Banyak jenis discus yang menunjukkan stress-bar nya dengan jelas.

2. Sisik pada ikan yang bersih dan tidak terkelupas, tidak berbintik putih dan berlendir terlalu banyak. Sirip ikan haruslah terlihat bersih dan lengkap. Sirip yang sobek, rusak, berjamur menandakan ikan tidak sehat. Biasanya pada sirip ikan sering terserang fin rot. Sirip yang tidak cacat dan seimbang akan membuat bentuk discus bulat dan indah dipandang.

3. Warna mata yang bening, tidak berselaput ataupun berbintik putih. Bola mata yang tidak terlalu mencolok keluar seperti ban radial. Mata demikian disebut pop eye yang disebabkan kondisi air yang jelek, dan ikan terjangkit intestinal bakteri. Ukuran mata yang terlalu besar pada ikan yang berukuran kecil menandakan ikan tersebut terhambat pertumbuhannya atau biasa disebut bantet/ kontet. Selain itu mata yang hitam dapat diakibatkan oleh penyakit internal dan terlalu lama terkena kontaminasi obat-obatan dalam jangka lama

4. Bentuk tubuh ikan discus yang ideal, tidak kurus yang nampak dari ketebalan dahi/ jidat discus. Discus yang tidak cacat fisik, biasanya terlihat dari depan/ muka dimana sisi kiri dan kanan terlihat sama. Mulut ataupun bagian tubuh lainnya tidak ada yang lebih ke kiri/ ke kanan.

5. Cara bernafas yang berirama teratur, dimana kedua insang membuka dan menutup bersamaan, tanpa ada yang lebih besar membukaya ataupun bernafas hanya dengan satu insang. Biasanya ikan yang bernafas dengan satu insang terjangkit Gill Fluke Dactylogyrus atau kutu insang. Tutup insang rata menutupi insang, tidak pendek dan tidak menganga terbuka. Juga harus diperhatikan nafas yang snagat cepat, yang dapat disebabkan oleh kekurangan oksigen naum dalam jangka panjang akan merusak fungsi insang

6. Discus yang sehat umumnya tidak takut terhadap manusia yang melihatnya. Discus yang baik dan sehat biasanya akan segera mendekat dengan cepat, mengira akan diberi makan. Selain itu discus yang sehat umumnya tidak menyendiri, tertapi berbaur dengan teman-temannya.

7. Umumnya discus yang sehat, gaya berenangnya tenang, tidak tersendat-sendat. Discus yang suka menggesekkan bagian tubuhnya ke alat-alat atau benda sekitarnya, umumnya terserang parasit. Hal ini mungkin karena rasa gatal yang ditimbulkan akibat gigitan kutu ataupun jamur/ bakteri pada kulit maupun insang. Discus yang sehat umumnya berenang dengan tenang, dasi/pectoral fin – sirip depan bawah perut diturunkan sehingga terlihat gagah pada saat berenang.

8. Jangan mudah tertipu dengan warna. Warna merah membara pada mata dan warna yang menyolok, terutama pada discus kecil & remaja (antara 2-3 inci), bukan jaminan untuk mendapatkan discus yang baik. Pada saat ini ada sebagian kalangan yang menggunakan hormon untuk memaksakan keluarnya warna ikan, yang bertujuan untuk memudahkan penjualan dan meningkatkan daya tarik ikan. Warna ini tidak akan bertahan lama (kurang lebih 2 minggu – 1 bulan). Pemakaian hormon dapat mengakibatkan gagalnya pemijahan atau anakan yang dihasilkan sedikit dan biasanya tidak sehat.

9. Batik atau pattern ikan biasanya akan timbul mulai 2 inci ke atas dan bertahap. Berhati-hatilah jika membeli discus yang sudah keluar batik sejak ukuran kecil, karena kemungkinan adanya pemberian hormon untuk mengeluarkan batik ini agar terlihat indah. Adalah wajar batik yang keluar hanya setengah atau kurang pada ukuran 2 inci, namun terkadang kualitas discus yang rendah mengakibatkan batiknya tidak keluar secara sempurna hingga full satu badan.

10. Usahakan membeli ikan paling tidak ukuran 2 inci, karena pada ukuran inilah ciri-ciri ikan sehat dan baik dapat dilihat dibandingkan ukuran yang lebih kecil. Hindari untuk membeli burayak walaupun harganya murah, terutama jika anda seorang pemula. Jangan tergiur dengan keuntungan karena memelihara burayak tidak mudah.

Selain tips di atas, yang harus diterima oleh pemula adalah cacat fisik seperti mata besar sebelah, pertumbuhan fin tidak sempurna, dahi menonjol, bagian kepala meruncing dll. Kemudian yang terpenting adalah lakukan adaptasi secara perlahan sesudah tiba dirumah dan lakukan karantina pada setiap ikan yang dibeli.

SUMBER : WWW.WORLDDISCUS.BLOGSPOT.COM

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Add to favorites
  • LinkedIn
  • Live
  • PDF
  • RSS
  • Technorati
  • Tumblr
  • Twitter

Komentar

15 Komentar untuk tulisan "10 Tips Memilih Ikan Discus"

  1. Handy Kristiyanto pada Sat, 16th May 2009 15:22 

    Yang ingin saya tanyakan :

    1. Ukuran dan lingkungan Aquarium untuk memelihara discus
    2. beda antara jantan dan betina
    3. jenis ikan yang dapat di campur dengan discus

  2. ony pada Fri, 29th May 2009 20:05 

    saya seorang pemula memelihara discus. Dan saya tertarik untuk mencoba mengembang biakkan. Tolong saya di beri penjelasan ttng :
    1. cara memilih jantan & betina.
    2. saat ukuran brp inchi bisa di kawinkan, bagaimana caranya.
    3. apakah bisa mengawinkan sesama discus yg beda jenis?
    Terima kasih atas penjelasannya.

  3. bagsu pada Mon, 8th Jun 2009 9:51 

    harga 2 inc brp ikan discus jenis leopar

  4. romy pada Wed, 12th Aug 2009 14:52 

    saya lagi menghadapi masalah pada ikan discus saya, ikan saya lagi terserang NDD (New Discus Diseases) boleh tau nggak apa obat yang tepat. selama ini cuma saya PK, kadang juga saya beri elin, tapi gak ada perkembangan

  5. daffa pada Tue, 18th Aug 2009 4:21 

    saya termasuk pemula yang saya tanyakan bagaimana utk memulihkan ikan saya yang stress??makanan apa yang sebenarnya baik untuk discus??selama ini saya memberi tetra bit dan cacing beku….secara fisik bagaimana membedakan ciri ikan ini jantan atau betina??thnks

  6. Budiman Ramli pada Mon, 14th Sep 2009 22:07 

    Saya mau beli Blue diamend dan white diamend F1 lokal dimana ya?
    dan ph air saya 5,tolong informasinya.tks

  7. Nyubi pada Fri, 2nd Oct 2009 13:45 

    Kalo mau beli ikan ini di mana ya?

  8. Muliadi pada Tue, 6th Oct 2009 14:58 

    Saya seorang pemula hobi discus, saya sudah banyak membeli ikan discus dgn berbagai varietas, ada yang beberapa sudah mati entah kenapa, apa karna aquarium saya terlalu besar, 130 x 60 x 80. dan yang mau saya tanyakan, saat saya beli 1,5 – 2 inchi tidak keluar bintik2 hitam di kepala, bibir dan sisiknya, saat sudah 2 inchi tibul bintik2nya… sejak itu saya lebih baik membeli discus dgn ukuran diatas 3 inchi. Bintik2 itu apakah penyakit? dan bagaimana penyembuhannya…? karena kata penjual krn ph air, tetapi diantara 8 jenis discus, yang terjadi bintik paling2 3 ekor saja. Tolong informasinya. Thanks

  9. yon ade pada Thu, 8th Oct 2009 9:05 

    wah menarik juga ya…

  10. edi santoso pada Wed, 18th Nov 2009 14:33 

    sejauh mana keuntungan memelihara ikan discus?

  11. vicky pada Tue, 12th Jan 2010 12:07 

    sip,,.. aku pgen melihara nech

  12. hermawan pada Wed, 10th Feb 2010 15:38 

    Wah bagus bro artikelnya. btw saya udah coba miara ikan yang satu ini dan alhamdulillah berhasil. Punya LINK ga, untuk pemasaran. TQ

  13. hermawan pada Wed, 10th Feb 2010 15:41 

    Alhamdulillah hampir semua jenis diskus sudah bisa saya budidayakan, tinggal pemasaran nih masih lemah..

  14. dedy pada Wed, 24th Feb 2010 21:30 

    Alamat bapak hermawan dimana,saya tertarik untuk membesarkan ikan ini dari rayakan n jenis apa aja,detail harganya tiap jenis,minimal pembelian berapa ekor,kirimke email saya di http://www.shamilislam@ymail.com.terima kasih

  15. hermansyah pada Fri, 26th Feb 2010 12:00 

    saya adlh seorang pemula.mohon advisenya.apakah baik kalau suka mencucui auariumnya dan saya harus memindahkan ikannya?

Sampaikan pikiran anda...
dan jika anda ingin menampilkan gambar diri anda, silahkan gunakan gravatar!





Spam protection by WP Captcha-Free